6 Tempat Wisata Anti Mainstream di Kuala Lumpur Malaysia 5/5 (3)

0
832
6 Tempat Wisata Anti Mainstream di Kuala Lumpur Malaysia - ©handluggageonly.co.uk
6 Tempat Wisata Anti Mainstream di Kuala Lumpur Malaysia - ©handluggageonly.co.uk

Nongki.net – Malaysia adalah salah satu negara favorit bagi wisatawan asal Indonesia. Selain karena tiket pesawat yang murah dan lokasinya dekat, tetapi juga bahasa melayu yang digunakan hampir mirip dengan bahasa Indonesia. Sehingga akan memudahkan untuk berkomunikasi saat berlibur ke Malaysia.

Nah, bagi Anda yang sudah pernah pergi ke negara yang terkenal dengan Menara Kembar Petronas ini mungkin akan mencoba untuk mengunjungi tempat wisata lain yang belum pernah atau anti mainstream ketika berencana pergi ke Malaysia untuk yang kedua kalinya. Dataran Merdeka, Bukit Bintang, Masjid Jamek mungkin sudah terlalu umum dan Anda sudah pernah pergi kesana.

Berikut Nongki.net rangkum dari berbagai sumber, enam tempat wisata anti mainstream yang ada di sekitar Kuala Lumpur yang mungkin belum pernah Anda kunjungi. Beberapa tempat wisata ini juga bisa jadi alternatif bagi Anda yang sedang transit dan memiliki cukup waktu untuk berjalan-jalan sebentar di Kuala Lumpur. Penasaran? Yuk kita simak artikel selengkapnya!

Baca Juga:  Mengungkap Sejarah Gereja Merah Di Melaka Malaysia

1. Pasar Karat, Sultan Street

Pasar Karat adalah sebuah pasar tradisional yang terletak di Sultan Street kawasan Chinatown atau lebih terkenal dengan kawasan Petaling Street. Pasar ini buka setiap hari dan akhir pekan adalah waktu yang paling ramai untuk berkunjung ke sini.

Seperti namanya, Pasar Karat ini menjual barang-barang yang sudah berkarat. Maksudnya adalah barang-barang bekas pakai atau barang second hand. Pasar Karat mirip seperti beberapa pasar di Jakarta, seperti Taman Puring, Jalan Surabaya, Jembatan Item dan Pasar Senen. Namun Pasar Karat memiliki luas yang lebih kecil dan lebih rapi.

Di sini, Anda bisa menemukan berbagai macam barang bekas mulai dari gadget, barang elektronik, perkakas tukang dan rumah tangga hingga mainan anak-anak. Namun perlu Anda perhatikan tentang budaya jual-beli barang di Malaysia yaitu jika anda tidak berminat maka tidak perlu menanyakan harga atau memegang barang tersebut. Karena jika Anda melakukan hal tersebut, maka bersiaplah untuk mendapat teguran dari sang penjual.

Untuk bisa pergi ke pasar ini, Anda dapat menggunakan LRT kemudian turun di Stesen Pasar Seni lalu bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki ke arah Petaling Street dan belok ke kiri untuk memasuki Sultan Street.

2. Taman Botani Perdana Kuala Lumpur

Sama seperti Singapura, Kuala Lumpur juga memiliki taman botani atau botanical garden yang dapat dikunjungi oleh wisatawan secara gratis. Taman botani ini memiliki banyak sekali pohon rindang yang merupakan salah satu hutan kota yang memasok udara bersih dan segar bagi penduduk Kuala Lumpur. Saat Anda pergi ke taman ini, Anda dapat berkeliling ke beberapa sub-sub taman yang ditata dengan tema yang berbeda-beda.

Beberapa tema yang ada di taman ini adalah Taman Rusa dan Kancil serta taman danau buatan yang di dalamnya terdapat angsa dan ikan koi. Terdapat juga satu area luas yang ditumbuhi rumput hijau sehingga para pengunjung dapat duduk bersantai serta menikmati pemandangan gedung-gedung pencakar langit yang memberikan kesan sangat kontras antara alam dan peradaban.

Banyak warga lokal maupun turis yang menggunakan Taman Botani ini untuk jalan-jalan sore, jogging, latihan trik sulap, hingga praktek kelas fotografi. Banyak sekali keseruan dan aktivitas keseharian penduduk lokal yang dapat Anda saksikan di taman ini.

Untuk menjangkau taman botani ini, Anda dapat menggunakan LRT kemudian turun di Stesen Pasar Seni atau Stesen Masjid Jamek. Atau menggunakan KTM Komuter di Stasiun Kuala Lumpur, lalu berjalan kaki ke arah Masjid Negara. Taman Botani Perdana ini terletak sangan dekat masjid. Jarak dari stasiun ke taman memang agak sedikit jauh, jadi siapkan energi Anda sebelum berjalan kaki.

3. Hidden Foodcourt di Sungei Wang Plaza

Wisata Malaysia selanjutnya adalah Sungei Wang Plaza. Sungei Wang Plaza terletak di kawasan Bukit Bintang, Kuala Lumpur. Tempat ini terkenal sebagai tempat kuliner dan gemerlap kehidupan malam. Namun jika Anda pergi ke kawasan Bukit Bintang pada siang hari dan bingung untuk mencari tempat makan, maka foodcourt tersembunyi di Sungei Wang Plaza adalah pilihan yang tepat.

Mengapa disebut sebagai hidden foodcourt? Karena hanya sedikit para traveler yang tahu keberadaan tempat ini. Lokasi foodcourt ini berada di lantai paling atas. Tempat ini direkomendasikan sebagai tempat makan karena pilihan menunya yang cukup banyak dan yang paling penting adalah harganya yang relatif murah. Maklum saja karena foodcourt ini adalah tempat favorit bagi karyawan kantor saat jam istirahat maupun selepas kerja.

Tapi kalau kamu kebetulan lagi ada di Bukit Bintang saat siang hari dan bingung cari tempat makan, nah, ada foodcourttersembunyi di Sungei Wang Plaza!

Untuk tiba di tempat ini, Anda dapat menggunakan monorel kemudian turun di Stesen Bukit Bintang, lalu keluar dan berbelok ke kiri. Bagi Anda yang beragama Islam, maka pastikan terlebih dahulu apakah menu yang dipesan merupakan makanan halal atau tidak.

Baca Juga:  Menjelajahi Pesona Kuil Kek Lok Si Di Penang Malaysia

4. Nongkrong Like a Local di Bangsar

Jika Jakarta punya Kemang dan Bandung punya Jalan Riau, maka Kuala Lumpur juga punya Bangsar. Kawasan Bangsar ini terkenal sebagai tempat nongki atau tempat nongkrong bagi kaum anak muda lokal. Di sepanjang jalan di sini berjejer berbagai macam kafe dan resto. Dengan jalan yang tidak terlalu lebar, saat jam-jam sibuk jalanan disini akan semakin sempit karena banyaknya mobil yang terparkir di tepi jalan.

Sebagai gambaran, di area Bangsa terdapat satu kafe bernama Plan B. Untuk memesan satu minuman, Anda perlu mengeluarkan uang sekitar RM 20. Estimasi untuk bisa nongkrong dengan puas di kawasan ini memang sekitar RM 50. Namun jika Anda ingin memilih tempat yang lebih murah, maka Anda dapat membeli kwetiaw seharga RM 4 di Chow Kit.

Untuk pergi ke Bangsar, Anda dapat menggunakan LRT Laluan Kelana Jaya lalu turun di Stasiun Bank Rakyat Bangsar dan dilanjutkan dengan berjalan kaki.

5. Chow Kit

Jika Anda rindu dengan bakso dan kuliner Indonesia lainnya di Kuala Lumpur, maka pergilah ke Chow Kit. Di sini Anda akan menemukan banyak sekali panganan khas Indonesia seperti bakso, gorengan, kerupuk sambal, pecel lele, tempe, buah-buahan, bahkan penyedap masakan seperti Masako dan Ajinomoto semuanya tersedia di sini.

Chow Kit merupakan Little Indonesia di Kuala Lumpur. Tempat ini menjadi pusat berkumpulnya bagi para imigran asal Indonesia. Jadi jangan heran jika Anda pergi ke sini lalu menemukan mbok-mbok berjilbab dengan bahasa jawa-nya yang kental sehabis berbelanja

Untuk menuju ke sini, Anda dapat menggunakan monorel kemudia turun di Stesen Chow Kit lalu menyebrang jalan.

6. Kampung Bharu

Kontras dengan namanya, Kampung Bharu justu diisi dengan rumah-rumah kayu tradisional adat melayu (Stilt House) yang berdiri di atas tanah. Kampung Bharu adalah tempat di mana rumah adat melayu yang masih bertahan hingga kini di tengah terpaan kemajuan zaman.

Terletak di tengah pusat kota, Anda dapat pergi ke kampung ini dengan berjalan kaki karena letaknya dekat dengan Chow Kit atau juga Menara Kembar Petronas.

Terdapat satu sekolah bernama Sekolah Rendah Agama di Jalan Raja Muda Musa. Di sini Anda akan melihat layaknya sekolah dasar di Indonesia. Biasanya jika Anda berfoto di sekolah ini, beberapa anak akan ikut berpose sebagai bentuk perkenalan mereka. Jajanan dan keseharian anak-anak di sini sangat persis dengan kondisi kehidupan anak sekola di Indonesia.

Untuk dapat pergi ke Kampung Bharu, Anda dapat menggunakan LRT kemudian turun di Stesen Kampung Bharu, lalu keluar stasiun dan berbelok ke kiri.

Baca Juga:  VIDEO: Pesona Tempat Wisata Malaysia Bagi Para Traveler

Please rate this

Tinggalkan sebuah komentar

Sila masukan komentar Anda!
Silakan masukan nama Anda di sini