Angkor Wat: Wisata Kuno Yang Suci di Kamboja 5/5 (1)

0
93

Nongki.net – Tercetak jelas pada bendera nasional Kamboja, Angkor Wat merupakan salah satu situs keagamaan terbesar di dunia. Gugusan candi yang berdiri di tanah seluas 162,6 hektar ini telah ditetapkan sebagai salah satu wisata Kamboja warisan dunia oleh UNESCO pada tahun 1992. Terletak di wilayah Siem Reap, candi Angkor Wat di Kamboja mencerminkan kemegahan yang agung dan kesempurnaan seni dari arsitektur Khmer pada masa kuno.

Situs suci keagamaan ini merupakan salah satu daya tarik wisata di Kamboja yang cukup terkenal di kalangan pelancong dunia. Candi yang mulai dibangun pada abad ke-12 Masehi ini akan memukau siapa saja yang datang dan melihatnya secara langsung. Selain itu, Angkor Wat juga menawarkan pengalaman wisata bagi mereka yang mencari ketenangan di tengah kehidupan yang sibuk.

Pada artikel kali ini, Nongki.net akan membahas mengenai hal-hal apa saja yang harus Anda ketahui sebelum berwisata ke Angkor Wat di Kamboja. Mulai dari sejarah, arsitektur, hingga waktu terbaik dan tips mengunjungi Angkor Wat. Penasaran dengan Angkor Wat? Yuk kita simak artikel selengkapnya!

Tentang Angkor Wat di Kamboja

Candi wisata Angkor Wat di Kamboja
Candi wisata Angkor Wat di Kamboja

Angkor Wat adalah sebuah candi terbesar berhasil menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya. Situs suci keagamaan ini adalah sebuah kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kamboja. Selain itu, tempat wisata Kamboja satu ini juga menjadi sebuah bukti nyata dari kemegahan arsitektur Khmer yang mengesankan. Ketika Anda berencana untuk mengunjungi Angkor Wat, Anda harus membaca beberapa panduan berikut ini untuk mengetahui lebih detail tentang candi suci ini.

Lokasi: Krong Siem Reap, Kamboja

Tiket Masuk: 20 USD atau sekitar Rp 290.000 (rate Rp 14.500)

Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 07.00 – 21.00

Sejarah Angkor Wat di Kamboja

Jika melihat sejarah pada masa lalu, Angkor Wat digambarkan sebagai sebuah candi Hindu yang didesikasi untuk menyembah Dewa Wisnu yang agung. Candi kuno ini dibangun pada abad ke-12 Masehi di bawah pemerintahan Raja Suryavarman II (periode kepemimpinan 1113 – 1150). Mirip seperti candi Prambanan di Indonesia, candi ini memiliki struktur candi yang langsing dan menjulang tinggi. Candi Prambanan juga merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia.

Namun keunikan dari Angkor Wat adalah fungsi keagamaan yang dianut pada masa sekarang. Menjelang akhir abad ke-12, candi suci ini berubah fungsi menjadi candi Buddha yang didedikasi untuk menyembah keagungan sang Buddha. Hingga kini, Angkor Wat masih aktif digunakan sebagai tempat ibadah bagi para biksu dan penganut ajaran Buddha. Angkor Wat merupakan satu-satunya candi yang menjadi pusat keagamaan semenjak didirikan.

Berkat keagungan mahakarya arsitektur Khmer ini bahkan dijadikan sebagai lambang di bendera Negara Kamboja.

Arsitektur Angkor Wat

Salah satu relief yang terpahat di dinding candi Angkor Wat
Salah satu relief yang terpahat di dinding candi Angkor Wat

Arsitektur Khmer klasik sangat identik dari sebagian besar bangunan candi. Terlihat dari penggunaan batu pasir, pahatan dan ukiran pada situs keagaamaan ini. Dikatakan bahwa arsitektur Angkor Wat di Kamboja adalah gabungan dari karya kekuatan, persatuan dan seni. Candi yang dipagar oleh tembok luar sepanjang 3,6 kilometer ini juga difungsikan sebagai makam bagi Raja Suryavarman II. Anda dapat melihat dengan jelas unsur-unsur arsitektur Khmer di candi karya agung Kamboja ini.

Keunikan lain dari candi ini adalah terdapat parit sepanjang lebih dari 5 kilometer yang mengelilingi candi. Sebagai candi Hindu, beberapa relief cerita Ramayana dan Mahabrata dapat Anda temui di sini. Meskipun sekarang candi ini difungsikan sebagai candi Buddha.

Waktu Terbaik Mengunjungi Angkor Wat

Meskipun kuil ini dapat dikunjungi sepanjang tahun oleh para wisatawan, namun waktu terbaik untuk mengunjungi wisata Angkor Wat di Kamboja adalah bulan November. Pada bulan ini, menandakan berakhirnya musim hujan. April adalah musim terkering di Kamboja. Selain bulan November – Maret, Anda akan menjumpai banyak hujan yang dapat mengganggu perjalanan dan aktivitas liburan Anda.

Akses Menuju Angkor Wat

Untuk mencapai Kamboja, Anda dapat menggunakan berbagai penerbangan kapan pun yang Anda mau. Sesampainya di bandara Phnom Penh, Anda dapat melanjutkan menggunakan motor apabila Anda pergi sebagai solo traveler. Namun jika berlibur bersama teman, Anda dapat memilih taksi atau layanan angkutan online seperti Grab.

Berjarak sekitar 323 kilometer dari ibukota Kamboja, Phnom Penh. Anda akan menempuh perjalanan selama kurang lebih 5 jam untuk menuju situs kuno ini. Letaknya yang dekat dengan danau serta wilayahnya yang masih asri, akan membuat Anda merasakan ketenangan setibanya di lokasi.

Tips Mengunjungi Angkor Wat

Sebelum Anda pergi ke candi suci ini, terdapat beberapa tips yang perlu diperhatikan agar perjalanan Anda sukse dan lancar. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Menggunakan jasa tour guide agar perjalanan Anda lebih mudah dan mendapatkan penjelasan tentang sejarah candi
  2. Kenakan pakaian tertutup dan celana panjang. Angkor Wat merupakan situs keagamaan yang masih digunakan sebagai tempat ibadah bagi umat Buddha. Sehingga kesopanan dalam berpakaian harus lebih diperhatikan. Selain itu menghindari dari terik panas matahari yang berlebih
  3. Lakukan tawar-menawar jika menggunakan jasa layanan kendaraan tuk-tuk. Mereka akan memberlakukan harga yang cukup mahal jika Anda tidak menawar
  4. Siapkan memori kamera Anda, karena akan terdapat banyak objek foto yang menarik untuk diabadikan.
Baca Juga:  Wisata Candi Prambanan: Situs Hindu Terbesar Indonesia

Please rate this

Tinggalkan sebuah komentar

Sila masukan komentar Anda!
Silakan masukan nama Anda di sini