Dibantai Everton 4-0, MU Makin Sulit Finis Empat Besar Premier League

0
417
Dibantai Everton 4-0, MU Makin Sulit Finis Empat Besar Premier League - ©amonpointv.com
Dibantai Everton 4-0, MU Semakin Sulit Finis Empat Besar - ©amonpointv.com

Nongki.net – Michael Owen turut menyampaikan pendapatnya soal persaingan sengit menuju empat besar Premier League musim ini. Dia percaya keempat tim yang bersaing masih memiliki peluang yang sama, empat besar masih terbuka.

Saat ini Manchester City dan Liverpool sudah dipastikan mengamankan dua tempat teratas. Artinya, hanya ada dua tempat tersisa yang diperebutkan oleh empat tim kuat: Tottenham Hotspur, Chelsea, Arsenal, dan Manchester United.

Keempat tim tersebut masih memiliki peluang yang sama besarnya. Tottenham yang berada di peringkat ketiga dengan 67 poin hanya unggul tiga poin saja dari MU di peringkat keenam. Artinya, empat atau tiga laga sisa musim ini bakal sangat menentukan.

Baca Juga:  Insiden Berdarah Messi Saat Taklukkan MU di Old Trafford

Jadwal Tottenham Lebih Mudah

Melihat sisa pertandingan keempat tim tersebut, Owen merasa Tottenham sedikit diuntungkan. Jadwal Tottenham lebih mudah, dengan tiga laga di kandang melawan tim-tim yang seharusnya bisa mereka kalahkan.

“Saya kira Tottenham bagus. Mereka menghadapi jadwal yang bagus, tiga laga di kandang dan mereka sudah mendapatkan keunggulan poin dari tim-tim lainnya,” tutur Owen.

“Saya bisa merancang skenario untuk ketiga tim lainnya, dengan MU yang paling tidak mungkin.”

“Lihat saja dua laga MU berikutnya yaitu melawan Manchester City dan Chelsea. Saya tahu kedua laga itu di kandang, tetapi mereka membutuhkan keajaiban untuk finis di empat besar,” lanjut dia.

Pukulan Besar Jika Gagal Finis 4 Besar

Tottenham sudah mengamankan satu spot, artinya Chelsea, MU, dan Arsenal bakal merebut satu tempat tersisa. Owen merasa ketiga tim ini masih memiliki peluang yang sama, tetapi MU sedikit tidak diunggulkan.

“Di antara tiga tim lainnya, sangat sulit melihat siapa yang paling layak. Di bawah Emery, Arsenal sudah berkembang. Chelsea tampil mengecewakan dengan pemain-pemain mereka. MU bangkit. Sulit mengatakan siapa yang layak”.

“Bakal jadi pukulan besar untuk tim-tim yang gagal menembus empat besar,” tutup Owen. Berikut adalah klasemen sementara (Selasa, 23 April 2019) Premier League. Empat tim besar yaitu Tottenham, Chelsea, Arsenal dan MU memperebutkan posisi ketiga dan keempat pada Liga Inggris musim ini.

Klasemen Sementara Premier League 2019 - ©premierleague.com
Klasemen Sementara Premier League 2019 – ©premierleague.com

Pogba Antusias Sambut Lawan Manchester City

Gelandang andalan Manchester United, Paul Pogba menunjukkan antusiasme luar biasa jelang laga derby melawan sang tetangga, Manchester City di Old Trafford, Kamis (25/4) dini hari WIB besok.

Partai ini dipastikan bakal berlangsung seru karena kedua tim sama-sama berambisi meraih poin penuh. United butuh poin untuk memperbesar peluang finis di empat besar.

Sementara bagi City yang hingga kini masih bersaing ketat dengan Liverpool di papan atas klasemen, kemenangan tentu bakal makin mendekatkan mereka ke tangga juara.

Baca Juga:  Spalletti Menghindar Saat Ditanya Soal Mauro Icardi

Menjadi Laga Sangat Berat dan Penting

Musim lalu Pogba mencetak dua gol untuk membawa United mengalahkan City sekaligus menggagalkan sang tetangga mengunci gelar juara pada saat itu. Namun untuk pertemuan kali ini, Pogba menyadari situasinya berbeda.

“Saya tak mengatakan kali ini situasinya sama (dari tahun lalu), karena mereka juga membutuhkan kemenangan, mereka sangat membutuhkannya dan kami pun juga demikian,” ujar Pogba.

“Kami berdua tengah mengejar sesuatu, mereka mengejar gelar juara dan kami mengejar Liga Champions dengan posisi empat atau tiga, jadi laga ini akan sangat berat dan sangat penting,” sambungnya.

Rivalitas 2 Tim Manchester

Rivalitas dua klub Manchester kini sangat kental, terutama sejak City mendapat suntikan dana besar dan mendatangkan para pemain hebat. Pogba pun menyebut kemenangan di laga derby akan terasa sangat menyenangkan.

“Rivalitas ini selalu ada, meski ketika saya bermain untuk tim U-18 dan kami bermain melawan City, Derby lni hanya ingin cinta, adrenalin, Anda bermain untuk seragam dengan dua tim dalam kota yang sama dan Anda hanya ingin mengalahkan mereka,” tutur Pogba.

“Anda bisa melihat bahwa laga derby ini sungguh ebat dan sangat indah rasanya bisa bermain dalam laga derby tersebut karena Anda mendapat pengalaman, Anda memiliki suporter yang berada di belakang Anda dan mereka mendukung Anda. Bisa memenangi laga derby tersebut sungguh menyenangkan. Rasanya berbeda dengan laga lainnya,” tukasnya.

Tekad Pribadi Paul Pogba

Kemenangan atas City akan sangat berarti bagi United karena mereka bisa jadi bakal menggagalkan ambisi sang rival menjadi juara musim ini.

“Bagi saya pribadi, saya senang bermain melawan tim papan atas dengan para pemain papan atas. Saya senang bermain melawan mereka, inilah laga yang saya cari, saya belajar banyak dan saya mendapat pengalaman,” ucap Pogba.

“Saya hanya ingin bermain bagus melawan tim ini dan ingin meraih kemenangan. Sungguh menyenangkan bisa menghentikan tim di liga atau di dunia, Anda ingin mengalahkan mereka karena untuk menjadi yang terbaik, Anda harus mengalahkan yang terbaik jadi saya tak sabar menanti laga tersebut,” tegasnya.

Baca Juga:  Neville: Sarri Hanya Sampai Musim Panas Melatih Chelsea

Pogba Minta Maaf Setelah Dibantai Everton

Gelandang andalan Manchester United, Paul Pogba meminta maaf usai timnya menelan kekalahan empat gol tanpa balas ketika bertandang ke markas Everton akhir pekan kemarin.

Gol dari Richarlison dan Gylfi Sigurdsson di babak pertama serta Lucas Digne dan Theo Walcott di paruh kedua pertandingan memaksa United pulang dengan tangan hampa.

Kekalahan 4-0 atas Everton ini membuat harapan United untuk finis di empat besar klasemen Premier League sekaligus mendapat jatah ke Liga Champions musim depan terancam gagal terwujud.

Anggap Sudah Merendahkan Martabat MU

Pogba menyatakan bahwa hasil di kandang Everton benar-benar tak bisa diterima. Bahkan, ia menganggap penampilan timnya sudah merendahkan martabat United sebagai klub raksasa.

“Saya harap saya tahu (apa yang salah). Detail, gairah, kami berbicara tentang keberanian dan segalanya yang kami miliki ketika manajer datang,” ujar Pogba.

“Apa yang kami alami di sana, seperti tim lainnya dan ini tidak bagus. Tidak bagus untuk Manchester United, bagi kisah klub dan juga fans. Apa yang kami lakukan sama sekali tak bagus. Kalah adalah sesuatu yang buruk yang tidak kami inginkan ketika kami berada di persaingan menuju empat besar dan kalah 4-0 juga,” imbuhnya.

“Tidak bermaksud meremehkan Everton, tapi cara kami bermain dan performa saya sendiri, performa tim, performa semuanya merendahkan martabat kami sendiri. Kami tidak menghormati diri kami sendiri, klub dan juga fans,” tukasnya.

Tekad Untuk Bangkit Kembali

Pogba kini mencoba untuk melupakan kekalahan atas Everton dan mengalihkan fokus ke laga selanjutnya, di mana United bakal bertemu sang tetangga, Manchester City untuk kemudian menjamu Chelsea.

“Terkadang, Anda mencoba memberikan segalanya tapi tak ada hasilnya. Anda terus mencoba, Anda mungkin kehilangan bola yang seharusnya bisa Anda pertahankan, Anda kalah dalam duel yang seharusnya Anda menangkan, dan paling sering kita menciptakan peluang yang bisa menjadi gol tapi kita gagal,” tutur Pogba.

“Semuanya salah tapi yang terpenting adalah mentalitas yang kami tunjukkan di lapangan, itu harus berubah. Sekarang kekalahan ini sudah menjadi masa lalu dan kami tak bisa bertahan di masa lalu karena itu adalah sakit kepala. Anda harus berpikir mengenai laga selanjutnya dan tampil lebih baik,” tandasnya.

Baca Juga:  Pesawat Yang Ditumpangi Sala Berhasil Ditemukan

Please rate this

Tinggalkan sebuah komentar

Sila masukan komentar Anda!
Silakan masukan nama Anda di sini