Fakta Unik Rayap dan Jasa Anti Rayap Profesional No ratings yet.

0
110

Nongki.net – Rayap adalah serangga kecil yang hidup secara berkoloni. Hewan yang memiliki bentuk seperti semut dan laron ini sering dianggap hama oleh manusia karena dapat merusak perabotan atau kerangka rumah yang terbuat dari kayu. Namun dibalik kerugian ekonomi yang ditimbulkan, ternyata rayap menyimpan beberapa fakta unik dan memberikan keuntungan bagi alam.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, rayap telah menggerogoti kayu selama jutaan tahun yang lalu. Rayap pernah diklasifikasikan dalam urutan terpisah dari kecoa, namun studi filogenetik terbaru menyebutkan bahwa mereka adalah evolusi dari leluhur dekat kecoa selama periode Jurassic.

Serangga sosial yang diketahui memiliki sekitar 3.106 spesies ini memang menarik untuk dipelajari. Berikut Nongki.net rangkum beberapa fakta unik dan menarik tentang rayap yang mungkin belum Anda ketahui. Yuk simak artikel selengkapnya!

Baca Juga:  Imlek 2019: Tahun Babi Tanah. Ini Fakta Unik Hewan Tersebut

1. Rayap baik untuk tanah

Rayap adalah hewan dekomposer yang sangat penting bagi alam. Sebagai organisme pengurai, rayap memakan berbagai makhluk hidup yang telah mati dan produk-produk limbah dari organisme lain, seperti kotoran. Rayap membantu tanah untuk mendapatkan kembali zat karbon, air dan nitrogen sehingga tanah menjadi subur dan siap untuk menopang tanaman yang tumbuh di atasnya.

Mereka memecah serat tanaman yang keras, mendaur ulang batang dan akar tanaman yang telah mati menjadi tanah yang subur. Serangga-serangga lapar ini sangat penting bagi kesehatan hutan di bumi. Bisa Anda bayangkan jika hutan tanpa rayap, maka daun-daun tidak membusuk dan tidak dapat terurai. Akibatnya akan mengganggu aktivitas hewan besar dan tanah menjadi tidak subur. Tentu saja pohon-pohon pun akan mati.

2. Rayap memiliki usus yang unik

Sebagai hewan dekomposer atau pengurai, sistem pencernaan rayap dirancang khusus agar dapat memecah organisme yang telah mati. Mirip seperti jamur, rayap mampu mencerna serat tanaman atau kayu yang keras.

Hewan yang suka hidup di tempat yang gelap dan lembab ini memiliki usus yang unik yaitu mengandung banyak bakteri dan protozoa Trichonympha yang dapat mencerna selulosa. Selulosa merupakan senyawa organik yang banyak terkandung di alam namun tidak dapat dicerna oleh sistem pencernaan manusia maupun organisme tingkat tinggi lainnya.

Berkat keberadaan bakteri ini lah yang membuat rayap dapat dengan mudah mencerna selulosa. Simbiosis mutualisme ini bermanfaat bagi rayap dan bakteri yang hidup dalam inang serangga ini.

3. Rayap memakan kotoran satu sama lain

Siklus hidup rayap dimulai ketika telur yang berwarna jingga transparan dan bertekstur lunak. Telur tersebut kemudian berkembang menjadi larva. Setelah fase larva, rayap akan tumbuh menjadi rayap muda atau disebut juga dengan Nimfa/Nymph. Lalu bertumbuh menjadi rayap dewasa.

Namun ketika menetas, tidak semua rayap memiliki bakteri dan protozoa Trichonympha dalam ususnya. Sebelum mereka dapat mulai bekerja keras memakan kayu, rayap harus mendapatkan pasokan bakteri di saluran pencernaannya. Hewan yang tidak tahan dengan cahaya ini akan melakukan praktik yang dinamakan dengan Trophallaxis. Atau dalam bahasa yang awam adalah saling memakan kotoran satu sama lain.

Rayap juga harus memasok kembali bakteri yang ada dalam ususnya setelah berganti kulit. Sehingga kegiatan Trophallaxis adalah bagian penting dalam kehidupan rayap.

4. Rayap dan kecoa memiliki nenek moyang yang sama

Rayap, kecoak dan belalang sentadu (belalang sembah) dipercaya memiliki nenek moyang yang sama dan telah merayap di muka bumi sejak sekitar 300 juta tahun yang lalu. Penemuan fosil menunjukkan, spesimen rayap yang paling awal adalah sejak periode Cretaceous atau zaman Jurassic.

Rayap juga memegang rekor sebagai makhluk tertua di bumi yang memiliki sistem simbiosis mutualisme antar organisme. Rayap berusia 130 juta tahun ditemukan terbungkus dalam damar (getah karet) dengan kondisi perut terbelah lengkap dengan protozoa yang hidup di dalam ususnya.

Baca Juga:  Pesona Bukit Penglion, Menikmati Laut Lepas Dari Padang Rumput

5. Raja dan ratu rayap saling merawat anak mereka

Anda tidak akan menemukan Raja rayap mati tergeletak di atas gundukan sarang tanah mereka. Tidak seperti koloni lebah, di mana sang pejantan akan mati segera setelah mereka kawin, para rayap pejantan dapat bertahan hidup setelah kawin.

Ketika raja dan ratu rayap saling menemukan satu sama lain, sang raja akan tinggal bersama ratu dan membuahi telur-telur mereka sesuai kebutuhan. Uniknya lagi ketika telur-telur tersebut telah menetas, sebagai orang tua mereka saling berbagi tugas merawat anak-anak mereka. Raja dan ratu rayap akan memberi makan anak mereka dengan makanan yang mudah dicerna.

6. Rayap pekerja dan tentara hampir selalu buta

Hampir semua spesies rayap ditemukan fakta bahwa rayap pekerja dan tentara mereka terlahir dengan kondisi buta. Hal ini dikarenakan mereka menghabiskan sebagian besar hidupnya di sarang atau di dalam tanah yang gelap dan lembab. Meski begitu, rayap sangat suka berada di suhu yang hangat.

Karena kondisi yang gelap, mereka tidak perlu mengembangkan fungsional mata. Ratu rayap adalah satu-satunya yang memiliki indera penglihatan. Hal ini dikarenakan rayap reproduksi harus terbang untuk menemukan pasangan ataupun mencari sarang baru.

7. Tentara rayap membunyikan alarm

Pernahkah Anda malihat sarang rayap? Bentuknya yang seperti lorong dan terbuat dari tanah atau serbuk kayu dan biasanya menempel di tembok-tembok rumah terus menyambung hingga ke dalam tanah. Tahukah Anda? Bahwa ketika ada bahaya yang menyerang sarang mereka, para tentara rayap akan membunyikan alarm sebagai tanda peringatan kepada seluruh koloni yang tingga di dalam sarang tersebut.

Para tentara akan saling membenturkan kepala mereka ke dinding sarang untuk mengirimkan sinyal getaran peringatan kepada seluruh koloni. Sehingga seluruh koloni dapat menyelamatkan diri beserta telur-telur mereka.

8. Saling berkomunikasi dengan isyarat kimia

Keunikan lainnya dari hewan rayap adalah cara mereka untuk saling berkomunikasi antar sesama anggota koloni. Rayap menggunakan isyarat kimia berupa aroma khusus untuk saling berbicara dan mengontrol perilaku satu sama lain.

Aroma kimia tersebut adalah Feromon. Berbeda dengan hormon, Feromon dihasilkan dari dalam dan menyebar ke luar tubuh serta hanya dapat mempengaruhi dan dikenali oleh organisme lain yang sejenis (satu spesies). Rayap akan meninggalkan jejak aroma untuk memandu pekerja lain menggunakan Feromon yang dihasilkan dari kelenjar khusus yang ada di dada mereka.

Setiap koloni menghasilkan aroma yang berbeda, diidentifikasi dari aroma kimia pada kutikula mereka. Sehingga setiap koloni dapat mendeteksi jika ada rayap lain di luar koloni mereka. Dalam beberapa spesies, sang ratu bahkan dapat mengendalikan pertumbuhan dan peran anak-anaknya dengan memberi makan mereka kotoran yang sarat feromon.

9. Raja dan ratu rayap memiliki sayap

Berbeda dengan rayap pekerja dan tentara, rayap reproduksi akan memiliki sayap yang berfungsi untuk terbang. Sayap yang dimiliki oleh raja dan ratu rayap ini bernama alate. Dengan sayap tersebut mereka akan meninggalkan sarang koloni mereka untuk mencari pasangan. Setiap pasangan raja dan ratu dapat memilih tinggal di dalah satu sarang mereka atau menemukan tempat baru untuk memulai koloni.

Setelah bertelur, mereka akan mematahkan sayap dan menetap di sarang baru untuk membesarkan anak-anak mereka.

Baca Juga:  7 Curug Cantik Di Bogor Ini Bisa Jadi Pilihan Saat Libur

10. Hewan yang menjaga kebersihan

Jika Anda berpikir bahwa serangga yang tinggal di dalam tanak ini adalah hewan yang jorok dan menjijikan, berarti Anda salah besar. Meskipun mereka membangun sarang di dalam tanah, ternyata mereka sangat baik dalam hal menjaga kebersihan.

Rayap menghabiskan banyak waktu untuk saling merawat sarang mereka. Kebersihan adalah hal yang penting bagi kelangsungan hidup mereka. Karena dengan menjaga kebersihan, mereka dapat terhindar dari parasit dan bakteri berbahaya yang terdapat di dalam tanah.

Cara Membasmi dan Jasa Anti Rayap

Bagi manusia, rayap adalah serangga hama yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi karena dapat merusak perabotan kayu serta bangunan yang terbuat dari kayu. Jika Anda mendapati rumah Anda terserang rayap, maka Anda membutuhkan Jasa Basmi Rayap profesional agar rayap tidak lagi menggerogoti kayu rumah Anda.

Terdapat banyak cara sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membasmi rayap, seperti menggunakan kapur barus, menanam daun salam dan kemangi, menggunakan cucian beras, serta memperbaiki kerusakan pada keramik dan dinding yang retak. Sehingga tidak ada rayap masuk ke dalam rumah dan merusak furnitur kayu Anda.

Namun jika Anda terkendala karena rayap yang membandel dan terus-terusan muncul, maka yang Anda butuhkan untuk saat ini adalah Jasa Anti Rayap profesional yang akan membersihkan rayap dari rumah Anda secara instan. Pest Control Jakarta, adalah salah satu perusahaan jasa basmi rayap dan jasa anti rayap profesional yang telah dipercaya oleh banyak konsumen, baik itu perkantoran maupun rumah tangga. Masalah rayap Anda dijamin akan teratasi secara cepat dan aman bagi kesehatan seluruh keluarga Anda.

Please rate this

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here