Nongki.net – Barcelona dihadapkan pada sebuah rekor buruk ketika harus bertamu ke markas Manchester United. Namun, Blaugrana rupanya mampu mematahkan rekor buruk mereka di saat bermain di Old Trafford.

Barcelona berjumpa Manchester United di Old Trafford pada leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (11/4) dini hari WIB. Sebelum lawatan ini, Barcelona tak pernah menang saat bermain di Old Trafford, dua kali imbang dan dua kali kalah.

Namun, rekor tersebut patah pada laga kali ini. Adalah gol bunuh diri Luke Shaw pada menit ke-12 yang memastikan Barcelona memetik kemenangan dengan skor 1-0. Kemenangan yang sangat penting bagi Lionel Messi dan kawan-kawan.

Baca Juga:  Telan Kekalahan Atas Wolves, MU Sulit Raih Empat Besar

Kemenangan Pertama Barcelona di Old Trafford

Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, menyebut anak asuhnya layak atas hasil positif yang diraih di Old Trafford. Sebab, Barcelona sudah banyak menderita sepanjang musim 2018/19. Barcelona pun tampil bagus di kandang Setan Merah.

“Saya senang dengan kinerja tim pada malam ini. Kami telah menderita beberapa kali, tapi untuk menjadi juara, Anda memang harus menderita,” ucap Ernesto Valverde dikutip dari Football Espana.

“Ini adalah kemenangan pertama kami di kandang Manchester United dan kami datang dengan selera yang bagus, meskipun hasilnya sudah dekat,” sambung pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Dengan kemenangan ini, maka langkah Barcelona untuk lolos ke babak semifinal akan semakin mudah. Klub asal Katalan tersebut hanya butuh hasil imbang saja saat menjamu Manchester United di Camp Nou pekan depan.

Perdebatan Gol Bunuh Diri

Gol kemenangan Barcelona atas Manchester United menjadi perdebatan tersendiri. Sebab, ada yang berpendapat bahwa itu adalah gol milik Luis Suarez. Namun, wasit menyatakan jika gol tersebut adalah gol bunuh diri Luke Shaw setelah melihat VAR.

“Mereka akan bertanya kepada saya tentang Suarez. Tapi, nilai dari apa yang sudah Suarez lakukan tidak tergantung pada apakah dia mencetak gol atau tidak, tapi pada apa yang sudah dia kerjakan,” tandas Ernesto Valverde.

Sementara itu, Opta mencatat bahwa gol bunuh diri merupakan penyumbang gol paling banyak kedua bagi Barcelona di Liga Champions sejak musim lalu. Ada enam gol bunuh diri untuk Barcelona. Donasi gol paling banyak diberikan oleh Lionel Messi dengan 14 gol.

Baca Juga:  Hattrick Messi Mendapat Standing Ovation dari Fans Real Betis

Susunan Pemain dan Taktik Lapangan

Susunan Pemain dan Taktik Lapangan Barcelona vs MU di Leg Pertama Perempat Final Liga Champions 2018-2019
Susunan Pemain dan Taktik Lapangan Barcelona vs MU di Leg Pertama Perempat Final Liga Champions 2018-2019

Susunan Pemain Barcelona

Barcelona berhasil menundukan MU dengan skor tipis 1-0 di pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions 2018/2019. Pelatih Valverde menerapkan taktik lapangan 4-3-3. Adapun susunan pemainnya yaitu:

M. ter Stegen (Kiper), J. Alba, C. Lenglet, G. Pique, Nelson Semedo, Arthur, S. Busquets, I. Rakitic, Philippe Cautinho, L. Suarez, Lionel Messi.

Susunan Pemain Manchester United

Meskipun bertanding di kandang sendiri, MU belum mampu meraih poin penuh melawan barcelona karena kesalahan gol bunuh diri. Solskjaer selaku manager MU menerapkan taktik lapangan 3-5-2 dengan susunan pemain:

D. de Gea (Kiper), V. Lindelof, C. Smailing, L. Shaw, A. Young, S. McTominay, Fred, Paul Pogba, D. Dalot, M. Rashford, Romelu Lukaku.

Insiden Hidung Messi Berdarah

Sebuah insiden dialami oleh Lionel Messi pada laga melawan Manchester United. Darah harus keluar dari hidungnya. Pelatih Ernesto Valverde pun memastikan ada situasi tidak nyaman yang dirasakan oleh sang bintang.

Messi memperkuat Barcelona pada laga leg pertama perempat final Liga Champions melawan Manchester United di Old Trafford, Rabu (11/4) dini hari WIB. Pada laga berkesudahan 1-0 untuk Barcelona, Messi sempat mendapatkan perawatan medis.

Pada pertengahan babak pertama, pemain asal Argentina itu terlibat benturan dengan bek Chris Smalling. Messi lantas mendapat masalah pada bagian wajahnya. Bahkan, sempat ada darah yang keluar dari hidungnya.

Perlu Pemeriksaan Lanjutan

Lionel Messi masih tetap bermain pasca benturan dengan Chris Smalling. Pemain 31 tahun tersebut bahkan tetap berada di lapangan selama 90 menit. Seperti tidak ada masalah yang serius dengan peraih lima gelar Ballon d’Or tersebut.

Namun, pelatih Ernesto Valverde, menyebut kondisi Lionel Messi tidak sempurna. Ada rasa tidak nyaman yang dipendam oleh La Pulga ketika dia membuat keputusan untuk tetap bermain hingga pertandingan usai.

“Messi tidak merasa begitu nyaman setelah benturan tersebut,” ucap Ernesto Valverde usai pertandingan dikutip dari Goal International.

“Kita harus melakukan pemeriksaan besok untuk melihat bagaimana kondisinya. Dia sosok yang kuat, tetapi itu memar yang cukup signifikan,” sambung pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Baca Juga:  Arsenal Berpeluang Juara Liga Europa Setelah Tekuk Rennes 3-0

Solskjaer Tidak Terlalu Kecewa

Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer tidak terlalu kecewa dengan kekalahan timnya dari Barcelona pada leg pertama perempat final Liga Champions 2018/19, Kamis (11/4) dini hari WIB tadi. Bermain di Old Trafford MU tampil cukup baik dan hanya kalah 0-1 lewat gol bunuh diri Luke Shaw di menit ke-12.

Hanya kalah 0-1 bisa dibilang sebagai torehan positif untuk MU. Kekalahan itu membuktikan bahwa taktik yang dirancang Ole Gunnar Solskjaer cukup manjur. MU berhasil memberikan tekanan yang intens pada skuat Barca dan membuat permainan mereka tidak bisa berkembang maksimal.

MU juga terbantu dengan penampilan Barca yang tidak seganas biasanya. Lionel Messi dkk. tidak bisa menemukan permainan terbaik mereka di Old Trafford. Pada beberapa kesempatan, Barca tampak kelimpungan menghadapi tekanan intens yang diusung skuat MU.

Biarpun timnya kalah, Solskjaer merasa optimistis menatap leg kedua. Dia juga menemukan sisi positif serta negatif pada permainan timnya.

Solskjaer Temukan Sisi Positif dan Negatif

Pertama-tama, Solskjaer puas karena MU tampil sebagaimana seharusnya: tanpa rasa takut. Mengutip UEFA.com, dia menemukan elemen negatif dan positif pada permainan timnya.

Soal kekurangan timnya, Solskjaer: “Saya kira kami memulai laga dengan rasa grogi, kami sedikit ceroboh saat menguasai bola dan tidak bisa melawan mereka.

Soal hal positif: “Setelah gol mereka, saya kira kami bermain dengan baik dan beberapa individual bermain sangat baik.”

Solskjaer juga puas dengan semangat skuat MU pada pertandingan tersebut. Dia merasa permainan MU bisa maksimal karena dukungan masif dari fans setia mereka.

“Pada beberapa kesempatan kami merasa seperti tim MU yang seharusnya. Supoter terus mendorong kami, kami berhasil bermain melebar dan melepaskan umpan silang. Terkadang anda bisa mencetak gol, terkadang melewatkannya.”

Baca Juga:  MU Lebih Berbahaya, Liverpool Mulai Waspada

Barcelona Hanya Sedang Beruntung

Gol Barca pada pertandingan ini sebenarnya berbau keberuntungan. Lionel Messi dan Luis Suarez membuat kombinasi apik. Terjadi kemelut di muka gawang MU, Suarez menyundul bola yang kemudian membentur Shaw untuk mengalir ke gawang MU.

“Kami tidak memulai pertandingan dengan baik, tetapi itu merupakan pergerakan hebat dari Messi dan Luis Suarez untuk gol mereka. Mereka sedikit beruntung ketika bola membentur Luke dan berubah arah.”

“Anda bisa melihat bahwa tim MU terus menyatu, tidak seperti saat bertanding melawan PSG ketika kami membiarkan lawan mencetak gol lainnya,” tandas Solskjaer.

Kekalahan ini bukan berarti akhir segalanya bagi MU. Setan Merah bisa saja memberikan kejutan saat menyambangi Camp Nou untuk mempertandingkan leg kedua, Rabu (17/4) pekan depan.

Old Trafford Kena Kritik Jurnalis Spanyol

Kondisi Stadion Old Trafford ketika menjamu Barcelona mendapat kritik tajam dari jurnalis Spanyol, Guillem Balague. Menurutnya, kondisi stadion markas Manchester United tersebut sudah tua dan nampak lelah.

Barcelona menjalani lawatan ke Old Trafford pada leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (11/4) dini hari WIB. Blaugrana memetik kemenangan dengan skor 1-0 lewat gol bunuh diri Luke Shaw pada menit ke-12.

Bagi Barcelona, ini adalah kemenangan yang sangat penting. Bukan hanya bisa memudahkan langkah ke semifinal, tapi juga punya nilai sejarah. Ini adalah kemenangan perdana Barcelona saat bermain di Old Trafford melawan United.

Stadion Perlu di Upgrade

Guillem Balague mengeluhkan kondisi stadion Old Trafford yang jauh dari kata bagus. Markas Manchester United itu memang mampu menampung penonton hingga puluhan ribu. Juga masuk salah satu stadion legendaris dan prestisius di dunia.

Namun, Guillem Balague merasa bahwa Old Trafford sudah ketinggalan jaman. Wajah stadion dengan kapasitas 74,994 tempat duduk tersebut dinilai sudah tua. Old Trafford butuh di cat ulang agar nampak lebih menarik.

“Inilah yang harus dilakukan oleh Manchester United. Para jurnalis Spanyol mengatakan bahwa stadion nampak tua dan lelah. Timnyas juga sama. Perlu lapisan cat, dan pembangunan kembali,” ucap Balague.

Komentar yang hampir sama juga diberikan oleh Dion Dublin. “Suasana agak mati, ada 75 atau 76 ribu penonton di sini, tapi saya hanya dengat chant dari Barcelona,” ucapnya.

Baca Juga:  Kalahkan Chelsea, MU Maju Perempat Final FA Cup

Statistik Permainan Barcelona vs MU

Statistik Permainan Barcelona vs MU di Leg Pertama Perempat Final Liga Champions 2018-2019
Statistik Permainan Barcelona vs MU di Leg Pertama Perempat Final Liga Champions 2018-2019

Bertanding di Old Trafford, secara statistik Barcelona memang lebih unggul dari MU. Meskipun kemenangan Barcelona ini terjadi karena kesalahan gol bunuh diri yang dilakukan oleh Luke Shaw. Barcelona melakukan tendangan ke arah gawang sebanyak 3 kali sedangkan MU 0. Kemudian berdasarkan penguasaan bola, Barcelona pun unggul dengan angka 67% berbanding 33% atas MU.

Barcelona akan kembali bertemu MU pada leg kedua perempat final Liga Champions hari Rabu 17 April 2019 di Camp Nou.

Please rate this

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here