Kalahkan PSG, MU Yakin Melaju Sampai Final Liga Champions

0
574
Kalahkan PSG, MU Yakin Melaju Sampai Final Liga Champions - ©trustedreviews.com
Kalahkan PSG, MU Yakin Melaju Sampai Final Liga Champions - ©trustedreviews.com

Nongki.net – Manchester United (MU) berhasil lolos dari tekanan dengan meraih kemenangan atas Paris Saint-Germain (PSG) di laga leg kedua 16 besar Liga Champions pada Kamis kemarin (7/3). Sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer, mengatakanbahwa timnya terinspirasi oleh kesuksesan Ajax Amsterdam saat mengalahkan Real Madrid di laga yang sama.

Ajax menjadi salah satu kandidat peserta yang juga lolos ke babak perempat final Liga Champions mendatang. Mereka berhasil melewati hadangan sang juara bertahan, Real Madrid, setelah menang dalam laga leg kedua yang berlangsung di kandang Madrid sendiri, Santiago Bernabeu, Rabu (6/3) kemarin dengan skor telak 4-1.

Hasil tersebut jelas jauh di luar dugaan publik, sebab di leg pertama skuat asuhan Erik ten Hag tersebut kalah dengan skor 1-2. Mengingat pertemuan kedua itu digelar di markas Madrid, ditambah materi tim yang timpang, maka wajar jika Los Merengues lebih diunggulkan dalam memenangkan pertandingan.

Baca Juga:  Real Madrid Gagal Raih Trofi Apapun Musim Ini

Kemenangan Ajax Menjadi Motivasi

Tak disangka, kemenangan Ajax tersebut memberikan pengaruh positif kepada klub lainnya. Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengakui bahwa ia menjadikan pertandingan itu sebagai motivasi untuk para pemainnya.

“Kami melihatnya malam tadi (Rabu dini hari WIB), Real Madrid vs Ajax Amsterdam, hal itu menjadi perbincangan di tim kami. Mungkin seperti itu juga pembicaraan tim mereka” tutur Solskjaer yang dilansir dari situs resmi MU.

“Tahun lalu, ada Real Madrid vs Juventus, hal juga nyaris terjadi (membalikkan keadaan). Di tahun sebelumnya ada Paris melawan Barcelona. Kami selalu tahu bahwa semuanya sangat mungkin terjadi di sepak bola” lanjutnya.

Percaya Diri Bisa Ke Final

Hasil pertandingan melawan PSG membuat kepercayaan diri Solskjaer melambung tinggi. Pelatih asal Norwegia tersebut sampai yakin bahwa timnya bisa melaju lebih jauh di ajang Liga Champions, bahkan bisa sampai ke partai final.

“Tentu saja,” jawab Solskjaer saat ditanya peluang MU juara Liga Champions. “Kami yakin dapat terus melaju bahkan hingga ke babak final. Tapi kami harus menunggu hasil undian dan melakoni setiap pertandingan seperti sekarang ini” terangnya.

Kemenangan Manchester United (MU) pun terasa semakin spesial, sebab mereka melakoninya di kandang PSG, Parc des Princes, dengan kondisi kurang prima. Sebab 10 pemain harus absen pada laga kali ini, sebagian besar pemain MU sedang menjalani masa perawatan akibat mengalami cedera.

“Kami punya banyak pemain yang cedera dan terkena hukuman, tapi mungkin itu adalah hal yang bagus hari ini. Ini adalah sebuah tim yang segar dengan energi penuh, dan kami tahu harus bermain bertahan, rendah diri, dan bekerja keras. Dan kami melakukannya,” tutupnya.

Neymar Ungkap Kekesalan Di Media Sosial

Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar, tak bisa menyembunyikan perasaan kesalnya kepada wasit yang menghadiahkan penalti kepada Manchester United. Pemain asal Brasil tersebut lalu melampiaskan amarahnya melalui media sosial miliknya.

Neymar tak bisa memperkuat timnya menghadapi Manchester United dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions yang berlangsung hari Kamis (7/3) tadi. Ia terpaksa absen lantaran mengalami cedera yang membuatnya harus menepi sementara waktu.

Absennya Neymar tak menjadi masalah pada leg pertama, di mana PSG berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0. Sayangnya, klub asuhan Thomas Tuchel itu gagal melaju ke perempat final setelah kalah 1-3 di pertemuan kedua.

Baca Juga:  Lukaku: Paul Pogba Mulai Klop Dengan Solskjaer

Hadiah Penalti MU

Yang menarik dari pertandingan kali ini adalah keputusan wasit memberikan hadiah penalti kepada Manchester United di masa injury time. Melalui tayangan VAR, Presnel Kimpembe terlihat menghalangi lajur tendangan Diogo Dalot dengan tangannya.

Marcus Rashford yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses menunaikan tugasnya dengan sangat baik. Gol dari titik putih itu lalu membuat skor menjadi 3-1, dan Manchester United dipastikan lolos ke perempat final karena unggul gol tandang.

Kejadian penalti di menit-menit akhir membuat Neymar, yang menyaksikan pertandingan dari bangku penonton, merasa kesal. Melalui media sosial Instagram miliknya, ia melampiaskan amarahnya kepada wasit dan menganggap penalti itu sejatinya tak pernah ada.

Neymar Kritik Wasit

Neymar Kritik Wasit di Media Sosial - ©https://www.instagram.com/neymarjr/
Neymar Kritik Wasit di Media Sosial – ©https://www.instagram.com/neymarjr/

“Itu memalukan!” tulis Neymar di Instagram Stories beserta cuplikan gambar tayangan ulang VAR.

PSG Kalah, Neymar Ngamuk di Media Sosial

“Dan UEFA masih memilih empat orang yang tak tahu apa-apa soal sepak bola untuk meninjau ulang keputusan VAR melalui gerakan lambat… handsball itu tidak pernah ada!” lanjutnya.

“Bagaimana bisa anda melakukan handball yang datang dari belakang anda? Ahh.. urus saja dirimu sendiri!” tutupnya.

Ini adalah kali kedua PSG tersingkir dari ajang Liga Champions tanpa kehadiran Neymar di lapangan. Situasi yang sama pernah terjadi di babak 16 besar musim lalu, di mana PSG disingkirkan oleh Real Madrid sementara Neymar harus menepi juga karena cedera.

Tak Percaya Lolos Perempat Final

Kemenangan Manchester United atas PSG dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions hari Kamis (7/3) tadi membuat Rio Ferdinand terkesima. Legenda The Red Devils itu mengaku tak percaya melihat bekas klubnya tersebut bisa membalikkan situasi.

Manchester United melawat ke markas PSG, Parc des Princes, dengan kekalahan 0-2 pada leg pertama. Hasil tersebut membuat MU dalam posisi yang tidak diunggulkan, terlebih mengingat mereka dipastikan tidak diperkuat oleh 10 pemain yang mengalami cedera.

Namun, The Red Devils berhasil melampaui ekspektasi orang-orang. Mereka sukses mengalahkan PSG dengan skor 3-1. Karena agresifitas gol tandang, maka pasukan Ole Gunnar Solskjaer tersebut dipastikan lolos ke babak berikutnya.

Ferdinand Akui Sempat Ragu

Hasil tersebut meninggalkan Ferdinand dalam kondisi terpatung. Wajar saja, sebab sosok yang pernah mengawal lini pertahanan Manchester United selama 12 tahun tersebut tak pernah menyangka bahwa bekas klubnya itu bisa membalikkan situasi.

“Saya tak merasa yakin para pemain ini bisa melakukannya, dengan 10 orang yang absen, saya tidak menyangka hasil ini bisa keluar setelah melihat cara PSG bermain di leg pertama,” kata Ferdinand.

“Ole Gunnar Solskjaer berani dengan pemilihan timnya, dia punya tiga anak muda di lapangan, karakter yang ditunjukkan oleh para pemain ini dalam momen lapar ini. Mereka akan mendapatkan kepercayaan diri,” lanjutnya.

Rahasia Kemenangan MU

Solskjaer memang memberi MU harapan sejak datang menggantikan Jose Mourinho pada bulan Desember lalu. Beberapa pemain penting yang meredup di era Mourinho kembali menunjukkan kelasnya, seperti Romelu Lukaku.

Penyerang asal Belgia tersebut mencetak dua dari tiga gol Manchester United pada pertandingan kali ini. Faktanya, Lukaku telah mengoleksi dua gol dalam setiap tiga penampilan terakhirnya di semua kompetisi.

“Ole telah membawa kembali kepercayaan pada tim ini. Orang-orang sempat meragukan Lukaku – dia adalah satu dari banyak pemain yang mendapatkan kesempatan hidup baru,” tandasnya.

Sekarang, Manchester United masih harus menunggu calon lawannya di babak perempat final. Jadwal pengundian itu sendiri baru akan digelar pada hari Jumat (15/3) pekan depan mendatang.

Baca Juga:  Neymar Yakin PSG Akan Juara Liga Champions

Please rate this

Tinggalkan sebuah komentar

Sila masukan komentar Anda!
Silakan masukan nama Anda di sini