Liliyana Natsir Resmi Gantung Raket

0
498
liliyana natsir resmi gantung raket - nongki net
liliyana natsir resmi gantung raket - nongki net

Untuk adik-adik saya, saya ingin mengucapkan, kekalahan itu tidak memalukan. Yang memalukan adalah saat kalian menyerah.”

– Liliyana Natsir.

LILIYANA Natsir pensiun dari lapangan profesional bulu tangkis, Minggu (27/1/2019). Ajang Indonesia Masters 2019 menjadi laga pamungkasnya.

Meski tak mengulang prestasi pada 2015 dengan menjuarai ajang penghabisan ini, Liliyana mengakhiri karier gemilang di cabang olahraga tepok bulu dengan menembus babak final bersama Tontowi Ahmad di nomor ganda campuran.

Ada pertemuan, ada pula perpisahan. Ini salah satunya. Pecinta bulu tangkis yang selama ini kerap berbondong-bondong ke Istora Senayan untuk menyaksikan laga Liliyana, tak akan melihat sosoknya bertanding lagi di sana di ajang pertandingan resmi.

Liliyana memang bukan pebulu tangkis sembarangan. Sosoknya dihormati oleh kawan dan lawan karena ketekunannya sebagai atlet.

Pensiun di usia 33 tahun, Liliyana mengumpulkan tak kurang dari 40 gelar, termasuk medali emas olimpiade bersama Tontowi pada 2016 dan sederet turnamen yang digelar Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Nama Liliyana layak masuk daftar legenda bulu tangkis Indonesia.

Jauh-jauh hari, Butet—panggilan akrab Liliyana—mengumumkan ajang Indonesia Master 2019 akan menjadi laga profesional terakhirnya. Perpisahan pun digelar khusus untuknya di pengujung turnamen.

Resmi Gantung Raket dari Bulutangkis

Suasana di Istora Senayan, Jakarta, temaram, tak seperti biasanya. Di tengah arena, diputar video menampilkan sosok pebulu tangkis Liliyana Natsir, lengkap dengan testimoni tentang dia, baik dari kawan maupun dari lawan di lapangan.

Setelah itu, diawali prosesi dari pasukan baris-berbaris, lampu sorot fokus mengarah kepada perempuan yang memakai jaket merah dan celana hitam itu. Ya, dia Liliyana.

Didampingi dua pelatihnya—Richard Mainaky dan Nova Widianto—, serta sejumlah pebulu tangkis muda, Butet—panggilan akrab Liliyana—berjalan ke tengah arena. Di sini dia akan menyampaikan ucapan perpisahan.

Baca Juga:  Ditinggal Hazard, Chelsea Incar Cengiz Under

Inilah “Liliyana Natsir’s Farewell Event”, pelepasan untuk Butet, perempuan kelahiran  9 September 1985 tersebut.

Liliyana Natsir Resmi Gantung Raket - Nongki Net
Liliyana Natsir Resmi Gantung Raket – Nongki Net
Sepanjang Liliyana berjalan, terdengar teriakan dari para penonton yang memenuhi Istora. “Cik Butet… Cik Butet… I love you, Butet…,” bergema di venue yang berkali-kali menjadi tempat Liliyana berlaga, termasuk di Indonesia Masters 2019, turnamen terakhir yang dia ikuti. 

Sesampai di panggung, Liliyana terlihat menahan tangis. Beberapa kali dia tampak mengusap linangan air mata yang menetes. Suaranya bergetar.

“Hari ini menjadi hari yang sangat berat buat saya. Sepanjang karier saya, ada suka, ada duka, ada tangis, dan ada juga tawa,” ujar dia mengawali pidato perpisahannya.

Dia melanjutkan, “Hari ini, Minggu, 27 Januari 2019, saya menyatakan pensiun sebagai atlet profesional bulu tangkis. Saya tak pernah menyesal jadi atlet bulu tangkis. Dunia inilah yang membesarkan nama saya. Dunia ini yang bisa membuat saya memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara.”

Mendengar hal itu, sontak, teriakan dari para penonton yang memenuhi Istora pun kembali menggema. “Cik Butet…Butet…” Pembawa acara sampai mengingatkan hadirin untuk hening sejenak agar Butet kembali bisa menyampaikan sambutannya.

Liliyana Natsir Resmi Gantung Raket - Nongki Net
Liliyana Natsir Resmi Gantung Raket – Nongki Net

“Dunia inilah (bulu tangkis) yang membesarkan nama saya. Dunia inilah yang membuat saya bisa memberikan bangsa saya yang terbaik. Dan saya ingin adik-adik saya menjadi pemenang-pemenang yang baru,” lanjut Liliyana.

Ucapan terima kasih kepada orangtua dan sang kakak menjadi kelanjutan ucapan Liliyana.

“Dan, yang paling penting, saya ucapkan terima kasih untuk orangtua saya dan kakak saya yang selalu support saya, kalah ataupun menang,” kata dia.

Liliyana Natsir alias Butet berfoto bersama ibunya, Olly Maramis, serta sang ayah Beno Natsir, saat acara perpisahan di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1/2019).

Selesai Liliyana menyampaikan ucapan perpisahan yang terus bersahut sambutan dari segenap penjuru Istoran Senayan, orangtuanya—Benno Natsir dan Olly Maramis—bergabung ke tengah arena.

Baca Juga:  Imam Nahrawi Puji Hasil Tes PNS Liliyana Natsir

Selebrasi Liliyana mengelilingi Istora Senayan untuk menyapa para penonton, laiknya ketika memenangi sebuah kejuaraan, menutup acara perpisahan tersebut.

Terima kasih, Liliyana!

Please rate this

Tinggalkan sebuah komentar

Sila masukan komentar Anda!
Silakan masukan nama Anda di sini