Mengintip Surga Wisata Bawah Laut Bunaken 5/5 (1)

0
35
Mengintip Surga Wisata Bawah Laut Bunaken
Mengintip Surga Wisata Bawah Laut Bunaken - ©citilink.co.id

Nongki.net – Taman Laut Nasional Bunaken meliputi area seluas 75.265 hektar. Terdapat 5 pulau yang termasuk dalam taman nasional ini, yaitu Pulau Naen, Pulau Bunaken, Pulau Manado Tua, Pulau Siladen dan Pulau Mantehage, bersama dengan anak-anak dari pulau-pulau di sekitarnya. Wilayah yang memiliki populasi sekitar 21.000 penduduk ini memang terkenal dengan surga wisata bawah laut Bunaken yang memesona.

Secara geografis Pulau Bunaken termasuk dalam wilayah perairan “Segi Tiga Emas“. Lebih dari sekitar 3000-an spesies ikan berada di Bunaken. Wilayah “Segi Tiga Emas” adalah jalur perairan laut yang menghubungkan laut Filipina, laut Papua, dan laut Indonesia. Karena kekayaan alam yang berada di Bunaken, organisasi nasional dan internasional non pemerintah saling bekerja sama dalam menjalankan konservasi terumbu karang dan mangrove.

Pemerintah Kota Manado mempunyai gagasan menjadikan Bunaken sebagai obyek wisata bahari dan wisata edukasi, karena pemerintah setempat melihat aktivitas konservasi alam laut di wilayah ini. Maka dari itu kawasan Pulau Bunaken pada 1991 silam, Menteri Kelautan meresmikannya sebagai Taman Laut Nasional Bunaken.

Tempat Wisata di Taman Nasional Bunaken

Pada saat wisatawan berkunjung ke Manado, Sulawesi Utara, mereka tidak akan lupa untuk berkunjung ke Taman Laut Bunaken. Karena Bunaken merupakan obyek wisata yang paling populer.

Bunaken memiliki luas kurang lebih sekitar 8 kilometer persegi yang terletak di Teluk Manado. Di sekeliling Bunaken, ada taman laut yang juga bagian Taman Nasional Kelautan Manado Tua. Bunaken juga merupakan salah satu taman laut yang mempunyai biodiversitas laut tertinggi dunia. Oleh karena itu banyak para wisatawan yang datang berkunjung untuk melakukan aktivitas menyelam di kawasan Bunaken. Meski luas area mencapai 75.265 hektar, lokasi menyelam sangat terbatas. Wilayah ini hanya berada di sekitar pantai yang mengitari kelima pulau yang berada di kawasan Taman Laut Bunaken.

Di Bunaken terdapat 40 lokasi penyelaman yang memiliki beraneka ragam terumbu karang dan ikan laut tropis yang indah. Wisatawan yang melakukan penyelaman di wilayah Bunaken akan disuguhi pemandangan 150 spesies ikan dari sekitar 58 genus ikan dan terumbu karang.

Taman Laut Nasional Bunaken mempunyai 20 dive spot atau titik penyelaman dengan berbagai kedalaman yang bervariasi. Dari 20 dive spot, 12 dive spot berada di Pulau Bunaken dan merupakan titik penyelaman yang paling sering dikunjungi oleh penyelam-penyelam baik lokal maupun mancanegara.

Titik penyelaman Bunaken berderet dari tenggara hingga barat laut. Di kawasan ini terdapat dinding karang berukuran raksasa berbentuk vertikal dan melengkung. Dinding ini merupakan sumber makanan bagi ikan-ikan dan penghuni laut lainnya.

Baca Juga:  Raja Ampat: Surga Bawah Laut dan Wisata Terbaik Papua

Lokasi

Tempat Wisata bawah laut di Taman Nasional Bunaken
Tempat Wisata bawah laut di Taman Nasional Bunaken – ©kaskus.co.id

Bunaken terletak di perairan laut Pulau Sulawesi. Sebagian wilayah Taman Laut Bunaken berada di utara Teluk Manado dan merupakan bagian administrasi Kota Manado, Sulawesi Utara.

Akses

Untuk mencapai wilayah taman laut Bunaken, wisatawan dapat menggunakan transportasi yang sudah tersedia yaitu perahu motor dari pantai Teluk Manado.

Harga Tiket Masuk Taman Nasional Bunaken

Harga tiket masuk ke Taman Laut Nasional Bunaken yaitu Rp. 50.000,-/orang untuk sekali masuk. Dan Rp. 150.000,-/orang yang berlaku 1 tahun. Jika Anda membeli tiket yang berlaku untuk 1 tahun, Anda akan diberi seperti lencana yang terbuat dari plastik sebagai pengganti tiket.

Fasilitas dan Akomodasi

Beberapa akomodasi hotel di kawasan Bunaken sudah tersedia dengan berbagai pilihan. Beberapa hotel dekat Taman Nasional Bunaken yang direkomendasikan yaitu Bunaken Island Dive Resort dan Bunaken Divers Sea Breeze Resort. Kedua hotel tersebut terletak di Pulau Bunaken. Terdapat juga penyewaan selam beserta instrukturnya. Untuk instruktur selam sudah menguasai bahasa Perancis, Belanda, Inggris, dan Jerman.

Baca Juga:  Menyelami 5 Pesona Wisata Bawah Laut Ambon

Please rate this