Menjelajah 8 Pesona Wisata Palembang

0
621
Menjelajah 8 Pesona Wisata Palembang - Nongki Net
Menjelajah 8 Pesona Wisata Palembang - Nongki Net

Nongki.net – Mendengar kata Palembang, mungkin Anda langsung membayangkan beberapa makanan tradisional khasnya seperti pempek dan tekwan. Namun selain makanan, ibukota Sumatera Selatan ini masih punya banyak hal lain yang membuatnya seru untuk dikunjungi.

Sebagai salah satu kota tertua di Indonesia dengan sejarah yang bisa dilacak dari zaman keemasan Kerajaan Sriwijaya, Palembang memiliki warisan budaya yang tak kalah dengan daerah wisata populer lainnya di Indonesia.

Terpilih menjadi tuan rumah Asian Games 2018 bersama Jakarta, ini mungkin menjadi alasan yang tepat bagi kita untuk berkunjung ke Palembang.

Apa saja keseruan yang ada di Palembang? Yuk simak liputan berikut:

Baca Juga:  10 Tempat Wisata Museum Terbaik di Australia

Jembatan Ampera

Jembatan Ampera Palembang - ©wikipedia.org
Jembatan Ampera Palembang – ©wikipedia.org

Kalau New York City punya Brooklyn Bridge dan San Francisco punya Golden Gate Bridge yang tersohor, maka Palembang punya Jembatan Ampera yang menjadi ikon landmark kota tersebut.

Menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan Sungai Musi, jembatan ini sempat menjadi jembatan terpanjang di Asia Tenggara saat diresmikan di tahun 1965.

Menyambut Asian Games 2018, Jembatan Ampera mengalami renovasi yang membuatnya semakin cantik.

Trotoar pejalan kaki misalnya sudah ditambahkan bangku-bangku untuk istirahat lalu ditambahkannya jam analog raksasa diameter 5,5 meter dan berat sekitar 200 kg yang kini menghiasi kedua menara jembatan di sisi kanan dan kiri.

Yang terbaru adalah, Sejak tanggal 1 Agustus 2018 lalu, LRT Palembang telah resmi melintasi jembatan ini. Anda patut untuk mencobanya.

Pulau Kemaro

Pulau Kemaro Palembang - ©lelungan.net
Pulau Kemaro Palembang – ©lelungan.net

Berada di tengah Sungai Musi, tepatnya sekitar 6 KM dari Jembatan Ampera yang tersohor, Pulau Kemaro merupakan destinasi wisata Palembang yang cukup terkenal.

Pulau ini sangat kental dengan nuansa Cina seperti yang langsung terlihat dari pagoda berlantai 9, Klenteng Hok Tjing Rio, kuil Buddha, serta makam Pangeran Tan Bun An dan Putri Siti Fatimah yang berdampingan.

Kisah cinta keduanya yang tragis karena perbedaan suku menjadi legenda yang melatarbelakangi Pulau Kemaro. Di pulau ini juga terdapat sebuah pohon yang disebut Pohon Cinta.

Konon apabila ada sepasang kekasih mengukir nama mereka di pohon tersebut, maka hubungan mereka akan langgeng sampai ke pernikahan.

Oleh karena itu pulau ini juga sering disebut sebagai Pulau Jodoh. Penasaran ingin mencobanya bersama pasangan?

Baca Juga:  Nasi Balap Puyung, Kuliner Lombok Menggoyang Lidah

Masjid Cheng Ho

Masjid Cheng Ho Palembang - ©hersyafrontoneinnsurabaya.com
Masjid Cheng Ho Palembang – ©hersyafrontoneinnsurabaya.com

Anda mungkin pernah mendengar kisah tentang seorang laksamana terkenal dari Cina bernama Cheng Ho yang dalam pelayarannya mengitari dunia sempat beberapa kali singgah di Palembang.

Konon, sang laksamana tersebut adalah seorang muslim dan ikut berperan menyebarkan Islam di Palembang. Berdasarkan cerita tersebut, namanya diabadikan menjadi nama sebuah masjid unik yang memadukan unsur Cina, Arab, dan budaya lokal Palembang.

Terletak di daerah Jakabaring, masjid yang diresmikan tahun 2006 ini bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah saja. Tapi juga menjadi objek wisata bagi mereka yang ingin melihat desain arsitekturnya yang unik sekaligus menunjukkan asimilasi budaya yang ada di Indonesia.

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang - ©indonesia-tourism.com
Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang – ©indonesia-tourism.com

Didirikan di bekas residensi kolonial abad ke-19, museum berbentuk rumah adat Palembang (Rumah Limas) ini bisa dijangkau dengan berjalan kaki dari Monumen Perjuangan Rakyat.

Bagi yang ingin menambah wawasan tentang sejarah dan budaya Palembang, museum ini wajib masuk daftar kunjungan Anda karena di dalamnya terdapat koleksi tekstil, senjata, pakaian tradisional, kerajinan, dan koin Sumatera Selatan.

Sedangkan area kebunnya dipenuhi artefak dari zaman Sriwijaya seperti patung Ganesha dan Buddha.

Setiap pengunjung yang ingin masuk ke museum dikenakan tiket masuk seharga Rp 5.000 (dewasa) dan Rp 1.000 (anak-anak). Buka dari pukul 08.00-16.00 setiap harinya (update Februari 2019).

Baca Juga:  Ini Dia 15 Tipe Teman Saat Liburan Bersama

Sekanak Sidewalk

Sekanak Sidewalk Palembang - ©flicker.com
Sekanak Sidewalk Palembang – ©flicker.com

Termasuk spot wisata baru di Palembang yang dibuat untuk persiapan Asian Games 2018, Sekanak Sidewalk merupakan proyek kolaborasi Dinas Pariwisata Palembang dengan Dulux Indonesia.

Berlokasi dekat dengan Pasar Sekanak, area ini adalah area yang pas untuk foto-foto instagramable berkat warna-warni vibrant di trotoar sepanjang sungai dan tembok penuh mural yang mengingatkan pada kampung warna-warni di Malang.

Museum Songket

Museum Songket Palembang - ©antaranews.com
Museum Songket Palembang – ©antaranews.com

Pecinta kain wastra Nusantara mungkin sudah tahu bahwa Palembang juga terkenal dengan kerajinan kain songket khasnya.

Bagi Anda yang ingin melihat lebih lanjut tentang kain songket khas Palembang, jangan lewatkan untuk datang ke Museum Songket yang terletak di Jalan Ki Gede Ing Suro.

Di dalam rumah panggung tersebut tersimpan beragam jenis songket lawas yang ditenun dengan tangan. Museum ini sendiri sebetulnya milik pribadi seorang pengusaha songket terkenal bernama Zainal Songket dan bukan binaan Pemerintah.

Untuk melihat ke dalam sebetulnya tidak ada biaya masuk yang resmi, hanya ada kotak sumbangan yang bisa dimasukkan uang seikhlasnya.

Baca Juga:  8 Tempat Wisata di Situs Warisan UNESCO Petra Yordania

Jakabaring Sport City

Jakabaring Sport City - Nongki Net
Jakabaring Sport City – Nongki Net

Bila tujuan utama Anda datang ke Palembang adalah untuk menikmati Asian Games 2018, bisa dipastikan Anda akan melipir ke tempat ini.

Jakabaring Sport City (JSC) merupakan kompleks olahraga seluas 325 hektar di daerah Seberang Ulu, 5 KM dari pusat kota Palembang.

Di dalamnya terdapat berbagai fasilitas olahraga, termasuk Stadion Gelora Sriwijaya yang merupakan stadion olahraga terbesar ketiga di Indonesia.

Al Qur’an Al Akbar

Al Qur’an Al Akbar - ©kelanaku.com
Al Qur’an Al Akbar – ©kelanaku.com

Di Pondok Pesantren Al Ihsaniyah Gandus, terdapat Al Qur’an raksasa yang terdiri dari 30 juz. Ayat suci Al Qur’an tersebut diukir dengan ciri khas Palembang dalam lembaran kayu tembesu.

Proses pembuatannya memakan waktu sekitar tujuh tahun. Dengan hasilnya berupa sekitar 630 halaman yang masing-masing berukuran sekitar 1,7 x 1,4 meter dan disusun hingga 5 lantai.

Meski terbuka untuk umum, untuk masuk melihat-lihat di selasar dalam sambil mendengar penjelasan dari guide. Pengunjung juga harus memakai pakaian yang menutup aurat dan melepas alas kaki. Tiket masuknya sebesar Rp 3.000 saja.

Baca Juga:  10 Tempat Wisata Di Negara Bersyariat Islam, Brunei Darussalam

Please rate this

Tinggalkan sebuah komentar

Sila masukan komentar Anda!
Silakan masukan nama Anda di sini