Menjelajahi Tempat Wisata Tepi Sungai Melaka Malaysia 5/5 (1)

0
121
Menjelajahi Tempat Wisata Tepi Sungai Melaka Malaysia
Menjelajahi Tempat Wisata Tepi Sungai Melaka Malaysia - ©booking.com

Nongki.net – Sungai Melaka telah mengalir berkelok-kelok membelah kota Melaka Malaysia selama berabad-abad. Namun kini, pusat perbelanjaan mewah, hotel, butik, serta seni mural yang indah telah mengubah wajah Melaka menjadi kota wisata. Sungai yang dulu terabaikan telah diremajakan kembali oleh perencanaan kota yang kreatif.

Terletak di pantai barat daya Malaysia, Melaka bisa dibilang sebagai kota Metropolitan yang paling bersejarah. Zona pusat sejarah di kota ini dapat Anda lihat di beberapa bangunan era kolonial yang hancur serta di sekitar Chinatown. Bahkan pada tahun 2008, UNESCO telah menetapkan Melaka sebagai situs warisan dunia. Hal inilah yang menjadi daya tarik lebih bagi wisatawan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di Melaka.

Pada artikel kali ini, Nongki.net akan memberikan informasi tentang tempat wisata yang bisa Anda jelajahi saat berlibur ke Melaka, Malaysia. Yuk kita simak artikel selengkapnya!

Baca Juga:  Teknik Fotografi Agar Terlihat Instagramable

Seni Mural di Sepanjang Tepi Sungai Melaka

Seni Mural di Sepanjang Tepi Sungai Melaka yang instagramable
Seni Mural di Sepanjang Tepi Sungai Melaka yang instagramable – ©loonelyplanet.com

Pada tahun 1400-an, Melaka merupakan salah satu negara perdagangan yang paling kuat di kawasan ini. Selain itu, kota ini juga menjadi wadah budaya Islam Melayu. Hal inilah yang membuat beberapa kekuatan kolonial Eropa seperti Portugis, Belanda, dan Inggris saling berebut untuk meninggalkan jejak di kota ini. Saat ini, pemerintah setempat telah menghabiskan ratusan juta ringgit hanya untuk mempercantik tepian sungai, membersihkan air, serta merapikan jembatan bernuansa vintage agar menarik lebih banyak wisatawan.

Seni mural juga turut menghiasi dinding-dinding rumah yang menghadap ke sungai. Seni mural ini telah memberikan kesan percampuran antara modern di tengah-tengah bangunan kuno yang bersejarah. Pendiri Melaka yaitu Parameswara dan putri DInasti Ming Hang Li Po dilukis dan memandang ke arah sungai. Seni mural jalanan ini bukan hanya memberikan kesan indah tetapi juga memiliki lanskap dongeng bersejarah. Dibuat oleh seniman jalanan yang populer bernama Fritilldea, membuat Melaka menjadi tempat wisata yang instagramable.

Seni mural telah menutupi sisi sebuah gedung tua yang kini difungsikan sebagai galeri Zheng He Duo Yun Zuan yang menarik serta berfokus pada seni khas China.

Pelajaran Sejarah dari Tepi Sungai Melaka

Menelusuri Sungai Melaka Malaysia menggunakan wisata perahu
Menelusuri Sungai Melaka Malaysia menggunakan wisata perahu – ©loonelyplanet.com

Semakin menjamurnya wisatawan membuat beberapa pengelola swasta mulai merasakan angin pada layar perahu mereka. Menawarkan wisata air dengan meakukan pelayaran kapal di Sungai Melaka dan mengajak para traveler untuk menyusuri mulai dari hulu yaitu Muara Jetty. Tempat ini dekat dengan Museum Bahari dimana replika Galleon Portugis pada abad ke-16 FLor de la Mar merapat pertama kali.

Perjalanan ini menempuh sekitar 45 menit melewati gedung-gedung era Belanda berwarna merah darah di kaki bukit St. Paul. Anda juga dapat menikmati pemandangan gudang-gudang tua yang telah direnovasi di Chinatown serta rumah-rumah kayu tradisional di Kampung Morten. Hingga melewati hutan bakau kecil sampai dermaga Taman Rempah.

Penumpang juga bisa melihat jalur monorel yang membayangi tepi sungai. Proyek kontroversial ini mengalami masalah teknis dan harus ditangguhkan pada tahun 2011. Kabarnya telah dilanjutkan dan sudah kembali beroperasi.

Menjelajahi Rumah-rumah Tradisional Kampung Morten

Menjelajahi Rumah-rumah Tradisional Kampung Morten
Menjelajahi Rumah-rumah Tradisional Kampung Morten – ©loonelyplanet.com

Kampung Melayu Morten terletak di dua sisi sungai yang meliuk tajam. Kampung Morten memiliki sekitar 85 rumah kayu tradisional yang telah dicat indah. Dinamakan Kampung Morten karena pada zaman dahulu terdapat seorang komisaris tanah berkebangsaan Inggris bernama JF Morten. Dia kemudian meminjamkan uang kepada penduduk asli agar mereka mampu membeli tanah dan mendirikan rumah kayu.

Cara terbaik untuk belajar tentang desa dan bertemu dengan penduduk asli adalah dengan bergabung di salah satu wisata jalan kaki gratis dimulai dari Villa Sentosa. Rumah bercat hijau ini adalah tempat tinggal bagi empat generasi dari keluarga yang sama. Pemilik rumah akan memamerkan kepada pengunjung tentang beberapa benda pusaka, foto-foto tua termasuk koleksi keramik dari dinasti Ming. Selain itu, Anda juga dapat melihat beberapa barang upacara pernikahan yang telah berusia satu abad serta koleksi Al-Quran.

Terletak di sudut Villa Sentosa, jangan lewatkan untuk melihat Rumah Merdeka dengan bendera nasional yang dilukis pad abagian atap. Serta 14 bendera negara bagian dari teritori Malaysia tersusun rapi di sepanjang pagar yang dicat cokelat.

Baca Juga:  10 Tempat Wisata Paling Populer di Paris Perancis

Berbelanja di Pasar Loak dan Mall

Belanja barang bekas pasar loak Trash & Treasure
Belanja barang bekas pasar loak Trash & Treasure – ©loonelyplanet.com

Selain berwisata sejarah, Anda juga dapat berbelanja untuk membeli oleh-oleh atau berbagai barang lainnya. Beberapa pusat perbelanjaan telah dibangun untuk memenuhi ragam hiburan bagi wisatawan. Mulai dari galeri pasar dengan harga murah hingga mal yang menawarkan barang-barang kelas atas.

Anda dapat mengunjungi Swiss-Garden Hotel & Residence mal yang juga mencakup akuarium serta sky tower di puncak gedung. Atraksi ini akan menawarkan pemandangan Sungai Melaka yang berkelok-kelok dari ketinggian. Bagi Anda yang pemberani, Anda dapat mencoba berfoto di balkon berlantai kaca yang akan menguji adrenalin Anda.

Pada tahun 2017, telah dibuka pusat pasar baru bernama Vedro. Bangunan bertingkat empat dan memiliki fasad mencolok ini memiliki taman di bagian roof top. Selain itu, Anda juga dapat mengunjungi pasar loak Trash & Treasure yang berada di belakang Discovery Cafe. Berbagai barang bekas dan kuno dijual disini. Dibutuhkan ketelitian mata sebelum Anda membeli barang dengan kondisi bagus dan harga murah.

Cara Menuju Melaka

Rumah Merdeka dengan hiasan bendera Malaysia di bagian atapnya
Rumah Merdeka dengan hiasan bendera Malaysia di bagian atapnya – ©loonelyplanet.com

Terdapat beberapa pilihan transportasi untuk pergi ke Melaka. Cara paling mudah adalah dengan mendarat di Bandar Udara Internasional Melaka atau yang sebelumnya dikenal sebagai Bandara Batu Berendam. Namun jika Anda dari Kuala Lumpur, Anda dapat menggunakan bus dari Bandara Internasional Kuala Lumpur langsung menuju stasiun bus Melaka Sentral. Perjalanan menggunakan bus ini bisa memakan waktu hingga 2 jam.

Baca Juga:  George Town, Penang: Pusat Seni Jalanan di Asia Tenggara

Please rate this

Tinggalkan sebuah komentar

Sila masukan komentar Anda!
Silakan masukan nama Anda di sini