Nongki.net – Tim kuda hitam, Wolverhampton sukses memaksa tim papan atas, Manchester United menyerah dengan skor 2-1 dalam laga lanjutan Premier League 2018-2019 pekan ke-33 yang dihelat di Molineux Stadium, Rabu (3/4) dini hari WIB.

United sejatinya sempat unggul lebih dulu lewat gol Scott McTominay. Namun Setan Merah yang tampil dengan 10 pemain sejak pertengahan babak kedua usai Ashley Young mendapat kartu merah dipaksa pulang dengan tangan hampa setelah Wolves membalikkan keadaan berkat gol Diogo Jota dan gol bunuh diri Chris Smalling.

Berkat kemenangan ini, Wolverhampton berhak naik ke peringkat tujuh di tabel klasemen sementara dengan mengantongi poin 47. Sedangkan bagi United, kekalahan ini memaksa mereka gagal kembali ke empat besar. United tetap menempati posisi kelima dengan raihan poin 61.

MU Sempat Unggul di Babak Pertama

Meski tampil sebagai tim tamu, United tampil cukup menjanjikan di menit-menit awal pertandingan. Namun peluang yang didapat Romelu Lukaku masih bisa diamankan Rui Patricio.

United pun sukses memimpin lebih dulu berkat gol yang dicetak McTominay di menit ke-13. Tembakan keras yang dilepas gelandang 22 tahun itu meluncur mulus menjadi gol tanpa bisa dijangkau Patricio.

Wolverhampton berusaha langsung bangkit. Hasilnya Jota sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-25. Menerima umpan terobosan cantik dari Raul Jimenez, Jota yang lolos dari jebakan offside pun sukses menaklukkan David De Gea.

Kesuksesan Wolves menyamakan skor membuat tim asuhan Nuno Espirito Santo lebih berani menekan pertahanan United. Namun tak ada gol tambahan yang tercipta dan skor 1-1 pun bertahan hingga turun minum.

Baca Juga:  Cetak Hattrick, Ronaldo Bawa Juventus ke Perempat Final Liga Champions

Wolverhampton Berbalik Unggul

Kembali dari kamar ganti, United mendapat pukulan telak setelah kapten mereka, Young mendapat dua kartu kuning dalam rentang waktu lima menit. Young pun harus diusir wasit keluar lapangan.

Ole Gunnar Solksjaer bergerak cepat melihat situasi ini dengan memasukkan Phil Jones untuk menggantikan Fred. United tampaknya ingin mengamankan satu angka dari laga ini.

Bermain dengan 10 orang membuat United terus mendapat tekanan dari tuan rumah. Hasilnya, Wolves sukses membalikkan keadaan berkat gol bunuh diri Smalling di menit ke-77.

Berawal dari crossing Joao Moutinho, bola disundul Jimenez di muka gawang United. Gangguan dari Leander Dendoncker membuat Smalling yang berupaya menghalau bola justru membuat si kulit bundar bergerak menuju gawang timnya sendiri.

Smalling hampir saja kembali melakukan gol bunuh diri ketika mencoba memotong crossing dari pemain Wolves. Beruntung De Gea dengan sigap mampu menghalau bola keluar area permainan.

Jelang laga usai, Ivan Cavaleiro hampir saja membawa Wolverhampton menambah keunggulan. Sayang tembakannya masih digagalkan mistar gawang. Skor 2-1 untuk kemenangan Wolverhampton pun menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemain dan Taktik Lapangan

Susunan Pemain dan Taktik Lapangan Wolverhampton vs Manchester United - Nongki.net
Susunan Pemain dan Taktik Lapangan Wolverhampton vs Manchester United – Nongki.net

Susunan Pemain Wolverhampton

Bermain di kandang sendiri Molineux Stadium, Wolves menerapkan taktik lapangan 3-5-2. Berikut adalah susunan pemain anak buah Nuno Espirito Santo:

R. Patricio (Kiper); R. Bennett, C. Coady, W. Boly; M. Doherty, L. Dendoncker, Ruben Neves (digantikan Saiss pada menit ke-84), J. Moutinho, Ruben Vinagre (digantikan Jonny pada menit ke-76); R. Jimenez, Diogo Jota (digantikan Cavaleiro pada menit ke-73).

Susunan Pemain Manchester United

Bertanding sebagai tim tamu, United menerapkan taktik lapangan 3-5-1-1. Berikut adalah susunan pemain anak buah Solskjaer:

D. De Gea (kiper); A. Young, C. Smalling, V. Lindelof, L. Shaw; Paul Pogba, S. McTominay, Fred (digantikan Jones pada menit ke-65); D. Dalot (digantikan Pereira pada menit ke-84), R. Lukaku (digantikan Martial pada menit ke-73), J. Lingard.

Baca Juga:  Kontroversi Penalti MU vs PSG Di Liga Champions

Gol Bunuh Diri MU

Nahasnya, kekalahan MU ini merupakan buah dari kesalahan mereka sendiri. MU unggul terlebih dahulu lewat gol Scott McTominay, tetapi Fred membuat blunder yang berujung pada gol penyeimbang Diogo Dalot. Lalu, Ashley Young diusir wasit dengan kartu merah sebelum Chris Smalling membuat gol bunuh diri.

“Kami seharusnya bisa unggul tiga gol tanpa balas. Bisa saja, mungkin seharusnya demikian. Dan sesungguhnya kami menciptakan keterpurukan kami sendiri. Kami tampil sangat bagus sampai mereka mencetak gol kedua,” buka Solskjaer kepada Sky Sports.

“Selama 10 menit setelah mereka menyamakan kedudukan, kami tampak kebingungan tetapi kemudian kami berhasil kembali, dan karena jika kiper mereka tidak tampil hebat kami seharusnya bisa memenangkan laga ini.”

Kartu Merah Ashley Young

Salah satu penyebab kekalahan MU adalah karena mereka hanya bermain dengan 10 orang setelah Ashley Young dihukum kartu merah di menit ke-57. Solskjaer mengakui hal itu menyulitkan MU tetapi dia tidak mau menyalahkan Young begitu saja.

“Ketika anda sudah mendapatkan kartu kuning sebelumnya, anda selalu dalam bahaya jika anda melakukan tekel, menyentuh bola terlebih dahulu dan gerakan lanjutannya. Itu akan berbuah kartu kuning lagi.”

“Mungkin itu keputusan yang buruk [dari Young] tetapi pada panasnya pertandingan dia mengira bisa mendapatkan bola. Hanya saja kakinya terlalu tinggi. Saya kira Ash seharusnya ingin kakinya tetap rendah,” tandas Solskjaer.

Statistik Pertandingan dan Klasemen Sementara Premier League

Statistik Pertandingan dan Klasemen Sementara Premier League 2018/2019 - Nongki.net
Statistik Pertandingan dan Klasemen Sementara Premier League 2018/2019 – Nongki.net

Secara statistik penguasaan bola, United sebenarnya sudah tampil dominan dengan persentase 51% sedangkan Wolves hanya 49%. Tendangan ke arah gawang pun MU memiliki kesempatan 4 kali berbanding 2 kali untuk Wolves. Namun sayangnya karena dua kesalahan yang dilakukan sendiri, mengantarkan MU untuk menyerah dari Wolves dengan skor akhir 2-0

Solskjaer Akui Tim Sudah Tampil Baik

Kekalahan MU ini membuktikan bahwa tim yang tampil lebih baik tidak selalu menang. Solskjaer mengakui itu. Timnya sudah bermain sebaik mungkin, tetapi ada beberapa hal yang berada di luar kontrol mereka, dan salah satunya adalah keberuntungan lawan.

“Anda tidak bisa mengontrol hasil, bukan begitu? Kami bisa mengontrol apa yang kami lakukan di lapangan, berdasarkan performa, dan setelah kami tampil cukup baik malam ini, menciptakan peluang untuk memenangkan pertandingan.”

“Pertandingan ini memang akan sulit dan performa kami layak mendapatkan kemenangan. Inilah sepak bola. Ini tidak seperti matematika. Terkadang anda unggul tetapi hari ini kiper mereka tampil hebat,” tandas dia.

MU Masih Incar Posisi Empat Besar

Jika MU ingin mengamankan empat besar, kemenangan adalah harga mati. Solskjaer mengakui saat ini MU tidak lagi bisa membuat kesalahan. Mereka wajib mendulang tiga poin pada lima dari enam laga sisa, mungkin dengan pengecualian saat melawan Manchester City nanti.

“Saya pernah berkata kami butuh 18 poin dari delapan pertandingan terakhir sebelum jeda internasional (untuk menembus empat besar), sekarang kami memerlukan 15 poin dari enam laga terakhir, jadi kami tidak punya ruang untuk kekalahan lebih banyak,” kata Solskjaer.

“Kami merupakan tim yang sangat bagus, jadi bakal sangat suit bagi tim mana pun yang melawan kami. Performa kami layak mendapatkan kemenangan.”

Baca Juga:  Ini Dia Tim Yang Lolos Dan Jadwal Pertandingan Perempat Final Liga Champions 2019

Jadwal Pertandingan MU di Premier League

Jadwal Pertandingan MU di Premier League 2018/2019 - Nongki.net
Jadwal Pertandingan MU di Premier League 2018/2019 – Nongki.net

Manchester United masih memiliki enam laga tersisa di Premier League. Tim asuhan Solskjaer ini harus berjuang meraih poin maksimal agar dapat mengejar posisi 4 klasemen yang membutuhkan minimal 15 poin. Berikut jadwal pertandingan MU di Liga Inggris:

  • West Ham (13 April 2019 pukul 23.30 WIB)
  • Everton (21 April 2019 pukul 19.30 WIB)
  • Manchester City (25 April 2019 pukul 02.00 WIB)
  • Chelsea (28 April 2019 pukul 22.30 WIB)
  • Huddersfield (4 Mei 2019 pukul 21.00 WIB)
  • Cardiff (12 Mei 2019 pukul 21.00 WIB)

United Juga Ingin Gelar Liga Champions

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menegaskan bahwa timnya akan bekerja keras untuk mengamankan satu tempat di zona Liga Champions di akhir musim nanti. Solskjaer menyebut bermain di Liga Champions sangat krusial untuk United, terutama saat mereka mencoba merekrut pemain baru.

Namun Solskjaer menegaskan bahwa timnya harus berjuang dengan keras agar mengamankan tempat mereka di zona Liga Champions. “Bagi kami, bermain di Liga Champions sangatlah penting,” buka Solskjaer di situs resmi Manchester United.

Mendatangkan Pemain Baru

Solskjaer mengatakan bahwa ia berencana mendatangkan sejumlah pemain top ke Old Trafford pada musim panas nanti. Ia percaya bahwa para pemain ini sebagian besar ingin bermain di Liga Champions sehingga United harus mengamankan satu tempat di kompetisi elit tersebut.

“Bermain di Liga Champions merupakan sebuah hal yang penting untuk beberapa pemain.”

“Ketika seorang pemain membela Manchester United, dia tahu bahwa dia akan menandatangani kontrak berdurasi empat atau lima tahun di klub ini, dan dia tahu bahwa dia akan bermain di Liga Champions.”

Juara Liga Champions Masih Terbuka Lebar

Solskjaer mengakui bahwa peluang United untuk bermain di Liga Champions sangat terbuka lebar. Namun ia menegaskan bahwa untuk meraih itu, timnya harus bekerja dengan keras hingga akhir musim nanti.

“Saat ini kami memang berada di posisi yang bagus untuk bermain di Liga Champions musim depan, namun semua itu baru diputuskan pada tanggal 12 Mei mendatang.”

“Jadi sebelum kami berbicara siapa pemain yang akan kami datangkan, siapa yang akan kami datangkan, maka kami harus mengamankan posisi ini terlebih dahulu. Saya suka bekerja dengan para pemain ini dan saya ingin membuat mereka berkembang, sehingga ini prioritas jangka pendek saya.”

Baca Juga:  Kalahkan PSG, MU Yakin Melaju Sampai Final Liga Champions

Please rate this

Tinggalkan sebuah komentar

Sila masukan komentar Anda!
Silakan masukan nama Anda di sini