Wisata Aceh: Perpaduan Alam Dan Sejarah

0
414
Museum Tsunami Aceh - Nongki Net
Museum Tsunami Aceh - Nongki Net

Nongki.net – Mengingat Banda Aceh mungkin ingatan kita akan kembali sejenak pada bencana tsunami yang meluluhlantahkan Kota Serambi Mekah tersebut. Tahun telah berganti, kawasan ini kini hidup kembali. Wisata Banda Aceh bahkan kini jadi salah satu favorit wisatawan di ‘tanah rencong’.

Mulai dari wisata alam, wisata kuliner, wisata sejarah, wisata kota Banda Aceh bahkan kenangan kelam akan tsunami pun sukses diangkat menjadi salah satu pesona wisatanya. Tak heran jika kini Banda Aceh mulai diminati sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Sumatera Utara. Di antara beberapa destinasi wisata yang terkenal, ada setidaknya tujuh wisata Banda Aceh yang jadi favorit wisatawan, di antaranya:

Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami Aceh - Nongki Net
Museum Tsunami Aceh – Nongki Net

Museum Tsunami Aceh merupakan sebuah bangunan yang ditujukan untuk mengenang keganasan tsunami yang melanda Banda Aceh tahun 2004 silam.Bangunan yang didesain oleh Ridwan Kamil ini berada di Jalan Sultan Iskandar Muda, Sukaramai, Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Museum Tsunami Aceh ini menjadi salah satu wisata Banda Aceh yang paling banyak dikunjungi wisatawan lokal hingga mancanegara. Di Museum Tsunami Aceh ini wisatawan bisa merasakan betapa mengerikannya gelombang tsunami di area lorong tsunami. Suara gemuruh ombak dan percikan air seolah membuat siapapun sekejap merasakan suasana menjelang tsunami datang. Di ruang lain yang diberi nama Ruang Kenangan, wisatawan akan melihat setidaknya 26 monitor yang menayangkan foto-foto korban bencana tersebut. Area lain yang terdapat di Museum Tsunami Aceh adalah Sumur Doa, Lorong Cerobong, dan Jembatan Harapan.

Kapal Ikan di Atas Rumah

Kapal Ikan di Atas Rumah - Nongki Net
Kapal Ikan di Atas Rumah – Nongki Net

Tak hanya Museum Tsunami Aceh, wisata kapal ikan di atas rumah ternyata juga menjadi salah satu wisata Kota Banda Aceh yang banyak didatangi wisatawan. Mayoritas wisatawan yang datang ke wisata Banda Aceh satu ini penasaran akan kisah sebuah kapal yang berhasil menyelamatkan 59 nyawa saat tsunami terjadi. Uniknya, gelombang besar yang menyeret kapal ini justru membuatnya tersangkut di atap salah satu rumah warga.Wisata kapal ikan di atas rumah ini berada di Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Jika wisatawan merasa bingung maka bisa bertanya pada warga lokal lokasi Puskesmas Lampulo. Rumah kapal ikan ini berada berdekatan dengan Puskesmas ini.

Baca Juga:  10 Negara Dengan Wisata Terbaik Di Dunia Tahun 2019

Museum Sejarah Aceh

Museum Sejarah Aceh - Nongki Net
Museum Sejarah Aceh – Nongki Net

Museum yang menyimpan sejarah tentang Tanah Rencong ini berada di Jalan Alauddin Mahmud Syah, Banda Aceh. Di dalam museum ini terdapat banyak koleksi benda-benda bersejarah dari masa lampau. Mulai dari pakaian tradisional, perkakas kuno, hingga perlataan pertanian masa lalu. Bahkan yang lebih unik lagi, di Museum Sejarah Aceh ini wisatawan bsia melihat manuskrip kuno, berbagai dokumentasi foto bersejarah dari masa silam, dan maket perubahan Masjid Baiturrahman dari masa ke masa.Salah satu koleksi tertua di Museum Sejarah Aceh ini adalah lonceng yang memiliki usia sekitar 1400-an tahun. Masuk ke museum ini seperti kembali ke masa silam, di mana teknologi canggih sama sekali belum ada.

Pantai Lampuuk

Pantai Lampuuk - Nongki Net
Pantai Lampuuk – Nongki Net

Pantau Lampuuk merupakan pantai pasir putih dengn nyiur dan pinus yang melambai tinggi di tepian pantainya. Pantai ini menjadi salah satu wisata alam favorit meskipun lokasinya yang cukup jauh dengan Kota Banda Aceh. Wisatawan yang ingin menikmati keindahan Pantai Lampuuk ini harus rela menempuh jarak sekitar 15 km. Namun semua itu akan terbayar dengan keindahan yang luar biasa. Wisata Banda Aceh yang satu ini telah dilengkapi dengan beberapa fasilitas, seperti misalnya restoran, hotel, dan fasilitas umum penunjang lainnya. Ada juga ayunan cantik yang sengaja dibuat di tepi pantai untuk berfoto bersama pasangan atau pun sahabat.

Pantai Lhoknga

Pantai Lhoknga - Nongki Net
Pantai Lhoknga – Nongki Net

Tak hanya Pantai Lampuuk saja, Banda Aceh juga punya Pantai Lhoknga yang tak kalah indah. Meski jaraknya cukup jauh yaotu 20 km, tapi pantai ini bisa jadi rekomendasi wisata Kata Banda Aceh yang tak boleh dilewatkan sama sekali. Yang menarik dari Pantai Lhoknga adalah warna airnya yang biru bercampur hijau tosca. Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan wisatawan di salah satu wisata Banda Aceh ini di antaranya berjemur, bermain voli pantai, berjalan menyusuri garis pantai yang landai, bermain kiteboarding dan bermain selancar. Pantai Lhoknga ini memang memiliki ombak yang cukup tinggi yaitu sekitar 2 meter. Tak heran jika banyak wisatawan yang datang untuk bermain selancar di pantai ini.

Baca Juga:  Harga Tiket: Wisata Jewel Bandara Changi Singapura

Air terjun Kuta Malaka

Air terjun Kuta Malaka - Nongki Net
Air terjun Kuta Malaka – Nongki Net

Jika ingin menikmati suara gemercik air di tengah ketenangan alam hutan, maka air terjun Kuta Malaka bisa jadi pelarian yang tepat. Air terjun Kuta Malaka ini merupakan salah satu wisata Kota Banda Aceh yang memiliki nuansa alam asri dan sejuk. Sebab memang berada di tengah hutan yang masih terjaga kelestariannya.Untuk sampai di air terjun ini wisatawan butuh menempuh perjalanan kurang lebih 20 menit dari pusat kota. Di sini wisatawan bisa bersantai sambil menikmati alam sekitar atau bisa juga berenang di bawah air terjun. Air terjun ini memiliki delapan tingkat, dan masing-masing tingkatnya memiliki ketinggian sekitar 3 meter.

Wisata Kuliner Keudah dan Simpang Mesra

Wisata Kuliner Keudah dan Simpang Mesra - Nongki Net
Wisata Kuliner Keudah dan Simpang Mesra – Nongki Net

Ke Aceh tak lengkap rasanya jika tak mencicipi kuliner khasnya. Seperti ayam tangkap, mie Aceh, kuah Beulangong, kuwah pliek u, dan masih banyak lagi lainnya. Ada dua lokasi favorit untuk berwisata kuliner di Kota Banda Aceh, yaitu Keudah dan Simpang Mesra. Di area wisata kuliner ini wisatawan bisa mencicipi berbagai masakan tradisional Aceh. Mulai dari makanan berat hingga jajanan-jajanan atau cemilan. Harga yang ditawarkan juga cukup murah dan tidak menguras kantong.

Please rate this

Tinggalkan sebuah komentar

Sila masukan komentar Anda!
Silakan masukan nama Anda di sini